Teknologi

Plaud Note Pro dan NotePin S Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga Alat dan Biaya Langganannya

M
Mughu
15 menit baca
Plaud Note Pro dan NotePin S Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga Alat dan Biaya Langganannya

Plaud Note Pro Rp3.499.000 dan NotePin S Rp3.449.000 resmi dijual di Indonesia. Simak spek, beda keduanya, biaya langganan, dan total biaya per tahun.

Plaud resmi masuk Indonesia lewat acara peluncuran di Jakarta pada 29 September 2026, dan sepanjang minggu ini kedua produknya mulai ramai dibahas media lokal. Ini adalah perekam suara berbasis AI yang bukan cuma menyimpan audio, tapi juga mengubah obrolan rapat, wawancara, atau telepon menjadi transkrip, ringkasan, dan daftar tugas. Dua perangkat yang dijual resmi adalah Plaud Note Pro seharga Rp3.499.000 dan Plaud NotePin S seharga Rp3.449.000.

Artikel ini akan menjelaskan spesifikasi kedua perangkat, perbedaannya dalam pemakaian sehari-hari, dan berapa biaya langganan Plaud Intelligence yang sebenarnya perlu disiapkan. Ada juga hitungan total biaya per tahun, catatan soal akurasi Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda, reaksi pengguna yang sudah memakainya berbulan-bulan, serta hal yang perlu diperhatikan soal etika merekam percakapan di Indonesia.

Plaud resmi masuk Indonesia: apa saja yang dijual

Plaud adalah perusahaan yang sejak 2023 membuat perangkat pencatat percakapan berbasis AI. Secara global, Plaud mengklaim sudah dipakai lebih dari 2,5 juta pengguna di lebih dari 170 negara. Untuk Indonesia, targetnya cukup ambisius: lebih dari 1 juta pengguna pada 2030, dan Indonesia diproyeksikan menjadi pasar terbaiknya di Asia Tenggara.

Yang resmi dijual di sini ada dua perangkat utama:

  1. Plaud Note Pro — perekam seukuran kartu kredit, tebalnya cuma 2,99 mm, bisa ditempel ke belakang HP untuk merekam telepon. Harga Rp3.499.000.
  2. Plaud NotePin S — perekam wearable seberat 17,4 gram yang bisa dipakai sebagai kalung, klip, gelang, atau pin magnet. Harga Rp3.449.000.

Di toko resmi Plaud untuk Asia Tenggara, model lama juga masih terlihat. Plaud NotePin generasi pertama tercantum Rp3.199.000, sementara Plaud Note generasi lama berstatus habis stok saat artikel ini ditulis.

Soal tempat beli, Plaud tidak hanya mengandalkan jualan online:

  • Toko fisik: hampir 70 gerai lewat mitra seperti Urban Republic, Gramedia, dan iBox, tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Solo, dan Tangerang.
  • Online: toko resmi di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, dan situs Plaud SEA.
  • Layanan purnajual di situs resmi: garansi satu tahun, retur 30 hari, dan pengiriman biasanya 3–5 hari kerja.

Catatan: Plaud juga menyebut fitur AI agentic akan dibawa ke Indonesia bulan depan. Fitur ini nantinya bisa mengubah isi rapat menjadi email tindak lanjut atau dokumen, lalu mengirimnya ke aplikasi seperti Notion, Slack, dan Linear.

Spesifikasi Plaud Note Pro dan NotePin S

Secara software, kedua perangkat memakai otak yang sama, yaitu Plaud Intelligence. Perbedaannya ada di bentuk, mikrofon, baterai, dan cara merekam. Tabel ini merangkum spesifikasi resmi dari halaman produk Plaud SEA dan review independen.

Spesifikasi Plaud Note Pro Plaud NotePin S
Harga resmi Indonesia Rp3.499.000 Rp3.449.000
Bentuk Kartu tipis, 85,6 × 54,1 × 2,99 mm Kapsul wearable
Berat 30 gram 17,4 gram
Mikrofon 4 MEMS + 1 VPU (sensor getaran) 2 MEMS
Jangkauan suara Hingga 5 meter Hingga 3 meter
Rekam terus-menerus 30 jam (mode Enhance), hingga 50 jam (mode Endurance) 20 jam
Standby 60 hari 40 hari
Penyimpanan 64 GB 64 GB
Layar AMOLED 0,95 inci (InstantView) Tidak ada
Rekam telepon Ya, ditempel ke belakang HP Tidak dirancang untuk itu
Isi kotak Casing magnet, cincin magnet, kabel charger Pin magnet, klip, tali kalung, gelang, dock charger, kabel USB-C

Ada beberapa detail kecil yang jarang disebut dalam berita rilis:

  • Angka baterai Note Pro berbeda-beda di berbagai sumber karena ada dua mode. Mode Enhance menjangkau sampai 5 meter dengan baterai 30 jam, sedangkan mode Endurance memangkas jangkauan ke sekitar 3 meter tapi baterai bisa sampai 50 jam.
  • Charger Note Pro bukan USB-C biasa. PCWorld mencatat kabelnya memakai sambungan magnet khusus, jadi kalau ketinggalan saat bepergian, tidak bisa pinjam kabel teman.
  • NotePin S punya tombol fisik. Tekan lama untuk mulai atau berhenti merekam, tekan singkat untuk menandai momen penting (highlight). Ini perbaikan dari NotePin generasi pertama yang kontrolnya sering dikeluhkan tidak responsif.
  • Peringatan untuk pengguna alat pacu jantung: Plaud sendiri menyarankan NotePin S tidak dipakai di area dada karena aksesorinya memakai magnet.

Beda Note Pro dan NotePin S, pilih yang mana

Selisih harga keduanya cuma Rp50.000, jadi keputusan sebaiknya tidak didasarkan pada budget. Yang lebih menentukan adalah pola kerja sehari-hari.

Pilih Note Pro kalau:

  1. Sering rapat di ruangan besar dengan banyak orang, karena empat mikrofon dan jangkauan 5 meter lebih aman untuk menangkap suara peserta yang duduk jauh.
  2. Banyak urusan lewat telepon, misalnya sales, agen properti, atau customer service. Note Pro bisa ditempel ke HP dan merekam lewat getaran bodi ponsel tanpa koneksi Bluetooth.
  3. Ingin melihat status rekaman dan baterai langsung dari layar kecilnya, tanpa membuka aplikasi.

Pilih NotePin S kalau:

  1. Lebih sering bergerak, seperti kerja lapangan, liputan, kunjungan klien, atau konsultasi sambil berdiri.
  2. Butuh tangan tetap bebas. Perangkat cukup dijepit di kerah atau dipakai sebagai gelang.
  3. Percakapan biasanya jarak dekat (satu lawan satu atau kelompok kecil).

Beberapa reviewer luar negeri juga memberi gambaran yang mirip. Uji di ruangan ramai yang dibagikan di Reddit menyebut NotePin S paling pas untuk ruangan kecil, sedangkan untuk rapat besar dan bising Note Pro lebih bisa diandalkan.

Tips: Untuk iPhone, Note Pro langsung menempel lewat MagSafe. HP Android yang tidak punya magnet tetap bisa dipakai, karena di dalam kotak ada cincin magnet tempel. PCWorld mencatat hasil rekam teleponnya bagus di iPhone dan Galaxy S26, tapi fitur ini tidak bekerja kalau telepon memakai headset atau earphone.

Biaya langganan Plaud Intelligence: 300 menit gratis cukup atau tidak

Ini adalah bagian yang paling sering terlewat dalam berita peluncuran. Setiap perangkat Plaud sudah termasuk paket Starter gratis 300 menit transkripsi per bulan. Kalau pemakaian lebih dari itu, ada paket berbayar dengan harga Rupiah berikut di situs resmi Plaud SEA:

Paket Kuota transkripsi Harga (bayar tahunan) Setara per tahun
Starter 300 menit/bulan (5 jam) Gratis Rp0
Pro 1.200 menit/bulan (20 jam) Rp170.750/bulan Rp2.049.000
Unlimited Tanpa batas (maks. 24 jam/hari) Rp404.083/bulan sekitar Rp4.849.000
Team Tanpa batas per pengguna SGD30/pengguna/bulan (promo) Untuk perusahaan

Paket Pro juga bisa dibayar bulanan dengan harga Rp365.000/bulan. Kalau dihitung setahun, totalnya Rp4.380.000, atau lebih dari dua kali lipat versi tahunan. Jadi kalau memang yakin akan memakai Plaud rutin, bayar tahunan jauh lebih hemat.

Catatan: Beberapa media lokal menulis biaya langganan Rp404.083 per bulan dan Rp2.049.000 per tahun seolah-olah satu paket. Sebenarnya keduanya paket yang berbeda. Rp404.083 per bulan adalah Unlimited yang dibayar tahunan, sedangkan Rp2.049.000 per tahun adalah paket Pro.

Lalu, kuota 300 menit itu cukup atau tidak? Hitungannya cukup sederhana:

  • Rapat 1 jam, tiga kali seminggu sudah sekitar 12–13 jam per bulan. Kuota Starter yang 5 jam akan habis di minggu kedua.
  • Mahasiswa yang merekam 2 kuliah per minggu (masing-masing 90 menit) butuh sekitar 12 jam per bulan, jadi juga lewat dari kuota gratis.
  • Pemakaian sesekali, misalnya satu wawancara atau dua rapat penting per minggu, masih bisa bertahan di paket gratis.

Semua paket, termasuk Starter, sudah mendapat fitur dasar seperti 112 bahasa, label pembicara otomatis, 10.000+ template ringkasan, dan pilihan model AI seperti GPT-5.5, Gemini 3.1 Pro, dan Claude Sonnet 4.6. Fitur seperti Ask Plaud, AutoFlow (transkrip, ringkas, lalu kirim email otomatis), dan Plaud MCP Server masih berlabel beta, dan beberapa di antaranya baru terbuka di paket berbayar.

Hitungan total biaya per tahun

Kalau digabung antara harga alat dan langganan, total biaya tahun pertama terlihat seperti ini. Bundel NotePin S + Pro tahunan di situs resmi dijual Rp5.498.000, angka yang sama persis dengan harga alat ditambah paket Pro.

Kombinasi Total tahun pertama Tahun berikutnya
Note Pro + Starter gratis Rp3.499.000 Rp0
NotePin S + Starter gratis Rp3.449.000 Rp0
Note Pro + Pro tahunan Rp5.548.000 Rp2.049.000
NotePin S + Pro tahunan Rp5.498.000 Rp2.049.000
Note Pro + Unlimited tahunan Rp8.348.000 sekitar Rp4.849.000
NotePin S + Unlimited tahunan Rp8.298.000 sekitar Rp4.849.000

Sebagai gambaran, paket Pro tahunan berarti sekitar Rp170.750 per bulan untuk 20 jam transkripsi. Kalau kuota itu terpakai penuh, biayanya kira-kira Rp8.500 per jam rekaman. Untuk pekerjaan yang biasanya butuh notulis atau transkrip manual, angka ini cukup masuk akal. Untuk pemakaian santai, langganan ini terasa mahal.

Ada beberapa cara menekan biaya yang tercantum di situs resmi:

  1. Diskon pendidikan 10% untuk pelajar dan pengajar yang sudah terverifikasi.
  2. Diskon pembelian massal hingga 11% untuk kantor.
  3. Add-on menit (600, 3.000, atau 6.000 menit) kalau hanya sesekali butuh kuota tambahan, tanpa harus naik paket.

Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda: seberapa bisa diandalkan

Salah satu nilai jual Plaud di sini adalah dukungan 112 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda. Plaud juga menyebut sistemnya dirancang untuk percakapan yang berpindah-pindah bahasa dalam satu obrolan, yang sangat umum di kantor Indonesia ("meeting-nya di-reschedule ya, nanti kita follow up").

Ada dua fitur yang berguna untuk konteks lokal:

  • Bahasa percakapan dan bahasa ringkasan bisa dipilih terpisah. Rapat boleh berbahasa Jawa campur Indonesia, tapi ringkasannya bisa diminta dalam Bahasa Indonesia baku atau Inggris.
  • Custom vocabulary (beta). Istilah khusus seperti nama produk, singkatan internal, atau istilah medis dan hukum bisa ditambahkan supaya tidak salah ketik di transkrip.

Meski begitu, perlu ekspektasi yang realistis. Trusted Reviews, yang memakai Note Pro selama sekitar sebulan, menilai transkripsi bahasa Inggrisnya sangat akurat untuk percakapan biasa, bahkan saat orang bicara bersahutan, tapi tetap menyarankan ruangan yang lebih tenang untuk hasil terbaik. PCWorld juga mengingatkan bahwa Plaud tidak akan lebih pintar dari model AI di belakangnya, sehingga slang, logat kuat, dan jargon industri tetap rawan salah. Untuk Bahasa Jawa dan Sunda, belum ada uji akurasi independen yang dipublikasikan, jadi sebaiknya dicoba dulu di rapat yang tidak terlalu penting.

Peringatan: Semua pemrosesan AI Plaud berjalan di cloud. Rekaman dikirim ke server untuk ditranskripsi, dan menurut PCWorld tidak ada opsi untuk menjalankan AI-nya secara lokal di perangkat. Plaud mengklaim sudah tersertifikasi ISO 27001, ISO 27701, SOC 2 Type II, GDPR, HIPAA, dan EN 18031, tapi tetap pertimbangkan hal ini untuk rapat yang sangat rahasia.

Apa kata pengguna yang sudah memakainya

Plaud sudah dijual di luar negeri sejak 2023, jadi sudah banyak pengalaman pengguna yang bisa dijadikan patokan. Di komunitas Reddit seperti r/PLAUDAI dan r/PlaudNoteUsers, ada beberapa pola yang sering muncul:

  1. Baterai NotePin S awet, tapi tidak sampai 20 jam penuh. Wirecutter menyebut pemakaian nyatanya sekitar 15 jam, dan satu uji rekam nonstop di review lain berhenti di sekitar 16 jam. Untuk hari kerja normal, angka ini masih aman.
  2. Tombol highlight paling disukai. Pengguna yang memakai NotePin S selama enam bulan di setiap rapat tatap muka menyebut fitur tandai momen penting ini membuat ringkasan jauh lebih berguna.
  3. Keluhan sinkronisasi. Beberapa pengguna melaporkan transfer file atau proses transkripsi yang kadang gagal dan harus diulang.
  4. Debat soal langganan. Sebagian pengguna memilih tetap di paket gratis, lalu mengekspor file audio dan meringkasnya sendiri dengan ChatGPT, Gemini, atau Claude. Cara ini lebih hemat, tapi kehilangan label pembicara dan template otomatis.
  5. Berguna untuk mahasiswa dengan ADHD. Ada cerita pengguna yang memakai NotePin S di setiap kuliah selama satu semester dan merasa terbantu karena bisa fokus mendengarkan tanpa takut ketinggalan catatan.

Dari sisi reviewer, PCWorld memberi Note Pro nilai 4,5 dari 5. Kelebihannya ada di fleksibilitas (bisa merekam rapat langsung, telepon, dan rapat online lewat aplikasi Plaud Desktop tanpa bot yang ikut masuk ke Zoom atau Teams). Kekurangannya ada di harga langganan dan kabel charger magnet khusus.

Etika dan aturan merekam percakapan di Indonesia

Karena fungsinya merekam orang lain, bagian ini perlu dibahas dengan jujur. Plaud sendiri menampilkan pesan di situsnya agar pengguna memberi tahu dan meminta izin orang lain sebelum merekam, sambil tetap memperhatikan hukum setempat.

Untuk konteks Indonesia, beberapa poin yang sering dibahas di Klinik Hukumonline dan oleh praktisi hukum siber:

  • Pasal 31 UU ITE mengatur penyadapan atau intersepsi transmisi elektronik. Merekam rapat yang kita ikuti secara langsung tidak otomatis termasuk penyadapan, tapi area ini masih sering diperdebatkan.
  • Menyebarkan rekaman tanpa izin jauh lebih berisiko, apalagi kalau isinya merugikan orang lain atau menyangkut data pribadi.
  • UU Pelindungan Data Pribadi (UU 27/2022) mengatur bagaimana data pribadi diproses dan disimpan. Untuk kantor, rekaman rapat yang berisi data klien atau karyawan sebaiknya punya aturan internal yang jelas.

Cara aman yang paling gampang adalah membuka rapat dengan kalimat sederhana, misalnya "Rapat ini saya rekam untuk notulen, ya." Di kantor, pengaturan ini juga bisa dimasukkan ke tata tertib rapat. Untuk telepon dengan klien, minta izin di awal sudah menjadi praktik yang wajar.

Catatan: Artikel ini bukan nasihat hukum. Untuk pemakaian di bidang sensitif seperti kesehatan, hukum, atau keuangan, sebaiknya cek kebijakan perusahaan atau konsultasikan dengan bagian legal.

Cocok untuk siapa, dan apa alternatifnya

Dengan harga alat sekitar Rp3,5 juta ditambah potensi langganan Rp2–4,8 juta per tahun, Plaud jelas bukan gadget untuk semua orang. Perangkat ini paling masuk akal untuk:

  1. Profesional yang rapatnya padat, seperti konsultan, manajer proyek, dan sales B2B yang butuh notulen rapi setiap hari.
  2. Jurnalis dan peneliti yang rutin wawancara dan butuh transkrip cepat.
  3. Tenaga kesehatan, notaris, atau konsultan hukum yang perlu dokumentasi percakapan dengan klien (dengan izin yang jelas).
  4. Mahasiswa pascasarjana yang merekam banyak kuliah atau diskusi, terutama kalau bisa memakai diskon pendidikan.

Untuk yang rapatnya sebagian besar online atau hanya sesekali butuh transkrip, ada alternatif yang lebih murah:

  • Aplikasi perekam bawaan HP. Beberapa HP Android kelas menengah ke atas sudah punya perekam dengan transkripsi dan ringkasan AI. iPhone juga sudah bisa merekam panggilan sejak iOS 18.1, dengan pemberitahuan otomatis ke lawan bicara.
  • Fitur notulen bawaan aplikasi rapat seperti Google Meet, Zoom, atau Microsoft Teams, yang biasanya sudah termasuk di paket kantor.
  • Rekam audio lalu ringkas dengan chatbot AI. Cara ini paling murah, tapi lebih repot dan tanpa label pembicara otomatis.

Kelebihan Plaud dibanding alternatif tersebut ada di perangkat khusus yang selalu siap merekam, mikrofon yang lebih baik untuk ruangan, kemampuan rekam telepon di Note Pro, serta semua rekaman dari berbagai sumber terkumpul dalam satu aplikasi.

Checklist

  • Hitung rata-rata jam rapat atau wawancara per bulan sebelum memilih paket langganan
  • Pilih Note Pro untuk rapat besar dan telepon, pilih NotePin S untuk kerja lapangan
  • Beli dari toko resmi (Gramedia, iBox, Urban Republic, atau toko resmi marketplace) supaya garansi satu tahun berlaku
  • Coba paket Starter gratis 300 menit dulu sebelum membayar Pro atau Unlimited
  • Kalau jadi berlangganan, pilih pembayaran tahunan karena jauh lebih hemat dari bulanan
  • Tambahkan istilah khusus kantor di custom vocabulary supaya transkrip lebih akurat
  • Selalu minta izin peserta sebelum merekam rapat atau telepon

Referensi

  1. Plaud SEA (2026). Plaud Note Pro product page (Indonesia)
  2. Plaud SEA (2026). Plaud NotePin S product page (Indonesia)
  3. Plaud SEA (2026). Plaud AI Plan Pricing
  4. Plaud SEA (2026). Plaud NotePin S & AI Annual Pro Plan bundle
  5. Jagat Review (2026). Plaud Note Pro dan NotePin S Resmi Hadir di Indonesia: AI Note Taker Ringkas dengan Beragam Fitur
  6. Pricebook (2026). Plaud Bidik 1 Juta Pengguna Indonesia, Andalkan Note Pro dan NotePin S
  7. VOI (2026). Plaud Resmi Hadir di Indonesia, Hadirkan Transkripsi AI dalam Lebih dari 112 Bahasa
  8. Kontan MomsMoney (2026). Resmi Masuk ke Indonesia, Plaud Perkenalkan Solusi Transkrip AI ke Berbagai Bahasa
  9. Katadata (2026). Plaud Pasarkan Perangkat Transkripsi Berbasis AI, Bisa Bahasa Sunda dan Jawa
  10. Selular.ID (2026). Perekam Suara Pintar Berbasis AI Plaud Sediakan Transkripsi AI 112 Bahasa Termasuk Jawa dan Sunda
  11. PCWorld (2026). Plaud Note Pro review: This tiny AI recorder is brilliant, but not cheap
  12. Trusted Reviews (2026). Plaud Note Pro Review
  13. The Verge (2026). Plaud updates the NotePin with a button
  14. Wirecutter (2026). Plaud NotePin S Review: Can a Note-Taking AI Bracelet Really Make You More Productive?
  15. Reddit r/PLAUDAI (2026). 6 months wearing the Plaud NotePin S to every in-person meeting
  16. Reddit r/PlaudNoteUsers (2025). Using Plaud and Plaud NotePin without a paid subscription
  17. Hukumonline (2014). Bolehkah Merekam Suatu Peristiwa Secara Sembunyi-Sembunyi?

Pertanyaan Umum

Berapa harga resmi Plaud Note Pro dan NotePin S di Indonesia?
Plaud Note Pro dijual resmi seharga Rp3.499.000, sedangkan Plaud NotePin S seharga Rp3.449.000. Keduanya tersedia di sekitar 70 toko fisik seperti Gramedia, iBox, dan Urban Republic, serta di toko resmi Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, dan situs Plaud SEA.
Apakah Plaud bisa dipakai tanpa langganan?
Bisa. Setiap perangkat sudah termasuk paket Starter gratis dengan kuota 300 menit transkripsi per bulan, atau sekitar 5 jam. Kalau pemakaian lebih banyak, ada paket Pro Rp2.049.000 per tahun (1.200 menit per bulan) dan Unlimited sekitar Rp4.849.000 per tahun.
Apa beda utama Plaud Note Pro dan NotePin S?
Note Pro berbentuk kartu tipis dengan empat mikrofon, jangkauan hingga 5 meter, layar kecil, dan bisa merekam telepon saat ditempel ke HP. NotePin S lebih ringan, bisa dipakai sebagai kalung, klip, gelang, atau pin, dengan dua mikrofon berjangkauan 3 meter dan baterai 20 jam. Note Pro cocok untuk rapat besar dan telepon, sedangkan NotePin S cocok untuk kerja yang banyak bergerak.
Apakah Plaud mendukung Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda?
Ya, Plaud mendukung 112 bahasa termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda. Bahasa percakapan dan bahasa ringkasan juga bisa dipilih terpisah, jadi rapat berbahasa campuran tetap bisa diringkas dalam Bahasa Indonesia. Akurasi untuk logat kuat dan istilah teknis tetap sebaiknya dicek ulang.
Apakah Plaud Note Pro bisa merekam telepon di HP Android?
Bisa. Note Pro merekam lewat getaran bodi ponsel, jadi cukup ditempelkan di belakang HP. HP Android yang tidak punya magnet bisa memakai cincin magnet yang ada di dalam kotak. Fitur ini tidak bekerja kalau telepon memakai earphone atau headset.

Kesimpulan

Plaud Note Pro dan NotePin S membawa kategori perekam AI khusus ke Indonesia dengan harga resmi sekitar Rp3,5 juta, dukungan Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda, serta jaringan toko yang cukup luas. Selisih harga keduanya hanya Rp50.000, sehingga pilihannya lebih bergantung pada pola kerja: Note Pro untuk rapat besar dan telepon, NotePin S untuk kerja lapangan yang butuh tangan bebas.

Yang perlu dihitung dengan teliti adalah biaya langganannya. Kuota gratis 300 menit per bulan cepat habis untuk orang yang rapatnya padat, sehingga total biaya tahun pertama bisa naik ke Rp5,5 juta dengan paket Pro atau sekitar Rp8,3 juta dengan Unlimited. Kalau rapat memang menjadi inti pekerjaan sehari-hari, Plaud bisa menghemat banyak waktu mencatat. Kalau hanya sesekali, coba paket gratis atau alternatif bawaan HP dulu sebelum memutuskan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar