Teknologi
Star Wars: Galactic Racer Sudah Rilis: Skor Review 88, Harga Rp638 Ribu di Steam, dan Keluhan Kontrol PC
Star Wars: Galactic Racer rilis 6 Oktober 2026. Cek skor Metacritic 88, harga Steam Rp638.000, Xbox Rp790.000, PS5 Rp920.190, spek PC, dan keluhan pemain soal k

Star Wars: Galactic Racer resmi rilis pada 6 Oktober 2026 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC. Ini adalah game balap Star Wars besar pertama dalam sekitar dua dekade, buatan studio Inggris Fuse Games yang diisi veteran seri Burnout dan Need for Speed, dengan Secret Mode sebagai penerbitnya. Game ini terbuka untuk semua pemain mulai pukul 09.00 UTC, atau sekitar pukul 16.00 WIB.
Artikel ini akan menjelaskan berapa skor review-nya dari media besar, harga resminya di Steam, Xbox, dan PlayStation Store Indonesia, perbedaan tiap edisi, spesifikasi PC yang dibutuhkan, serta kenapa nilai dari pemain di Steam ternyata jauh lebih rendah dibanding nilai kritikus. Di bagian akhir ada catatan praktis buat yang mau beli dari Indonesia, termasuk soal kontrol keyboard yang sedang ramai dikeluhkan.
Apa yang ditawarkan Star Wars: Galactic Racer
Secara konsep, Galactic Racer bukan game balap sirkuit biasa. Fuse Games menyebutnya sebagai balapan berbasis run (runs-based), mirip format roguelite: satu kali main disebut tour, pemain memilih rute di peta bercabang, lalu membangun kendaraan dari hadiah yang didapat setelah tiap balapan.
Berikut gambaran isi utamanya:
- Kampanye cerita. Pemain berperan sebagai Shade, pilot misterius yang masuk ke Galactic League, liga balap ilegal di Outer Rim setelah Kekaisaran runtuh. Rivalnya adalah juara bertahan Kestar Bool.
- Empat jenis kendaraan. Ada landspeeder, speeder bike, skim speeder (jenis baru), dan podracer. Tiga jenis pertama bisa dirakit dan dimodifikasi, sedangkan podracer tidak bisa dikustomisasi.
- Mode Arcade dan Scenario yang bisa dimainkan sendiri, termasuk time trial.
- Multiplayer online sampai 12 pemain untuk balapan speeder dan 8 pemain untuk balapan podracer, dengan crossplay antara PC dan konsol yang aktif secara bawaan.
- Takedown ala Burnout. Pemain bisa menabrak, menyenggol, dan menjatuhkan lawan. Lawan juga bisa menyerang balik dengan senjata.
Planet yang muncul antara lain Jakku, Crait, Lantaana, Sentinel I, dan Ando Prime, masing-masing dengan rintangan dan efek lintasan yang berbeda. Kampanye juga punya bagian jalan kaki di paddock, tempat Shade mengobrol dengan karakter lain dan meng-upgrade kendaraan.
Catatan: Fuse Games menegaskan game ini tidak punya split-screen. Mau main berdua di satu layar tetap tidak bisa, jadi multiplayer hanya lewat online.
Skor review: 88 di Metacritic, tertinggi untuk game Star Wars dalam lebih dari 20 tahun

Dari sisi kritikus, Galactic Racer mendapat sambutan yang sangat bagus. Saat artikel ini ditulis, skornya adalah 88 di Metacritic dari 58 ulasan kritikus, dan 87 di OpenCritic dengan 97% kritikus merekomendasikan. TheGamer menyebutnya sebagai skor review terbaik untuk game Star Wars sejak Knights of the Old Republic.
Beberapa penilaian yang paling banyak dikutip:
- Polygon (tanpa skor) menyebutnya "game balap arcade terbaik dalam satu generasi", memuji musik orkestra, desain suara, dan variasi biomanya.
- Giant Bomb dan VGC sama-sama memberi 5 dari 5 bintang. VGC menyebutnya kembalinya masa jaya game balap era PS2.
- TechRadar memberi 4,5 dari 5, dengan pujian untuk sistem build kendaraan yang sangat fleksibel.
- GameSpot memasukkannya ke daftar game favorit tahun ini.
- IGN memberi 8/10. Kritiknya ada di jumlah planet yang sedikit, sehingga run panjang terasa berulang.
- GamesRadar+ menyoroti lonjakan kesulitan di akhir babak ketiga dan ending kampanye yang terasa terburu-buru.
- The Verge menyebut game ini paling dekat dengan rasanya menyetir podracer seperti di The Phantom Menace, tapi juga mencatat bahwa satu run di bagian akhir bisa lebih dari dua jam, sehingga kalah di ujung terasa menyakitkan.
Jadi, secara umum kritikus sepakat soal satu hal: rasa balapannya juara. Keluhan utamanya hanya di variasi konten dan tingkat kesulitan.
Kenapa nilai pemain di Steam jauh lebih rendah
Di sisi pemain, ceritanya berbeda. Saat dicek pada malam rilis, ulasan pengguna di Steam berstatus Mostly Positive, dengan 166 ulasan positif dan 57 negatif dari 223 ulasan, atau sekitar 74%. Di PlayStation Store Indonesia, rating pemain justru tinggi, yaitu 4,71 dari 5 dari 116 penilaian.
Perbedaan ini sebagian besar datang dari pemain PC. Dari ulasan negatif yang paling banyak dinilai membantu, keluhannya bisa dirangkum seperti ini:
- Tombol keyboard tidak bisa diatur ulang (rebind). Ini keluhan nomor satu. Ada pemain yang menulis bahwa label "controller recommended" seharusnya diganti "controller mandatory". Kontrol pitch ada di Shift/Ctrl, kamera di tombol navigasi, dan pemilihan kemampuan di tombol panah. Pemain dengan keterbatasan fisik di tangan juga mengeluh karena tidak bisa menyesuaikan tata letak tombol.
- AI lawan dianggap "karet" (rubber banding). Beberapa pemain merasa bot selalu bisa mengejar sebersih apa pun mereka membalap.
- Konten terasa sedikit untuk harganya. Ada yang menyebut hanya ada sekitar empat peta yang terasa berulang, dan beberapa ulasan menyarankan menunggu diskon.
- Podracing kurang dalam. Penggemar Episode I: Racer (1999) berharap ada sistem panas mesin atau kerusakan komponen, tetapi podracer di sini lebih menekankan boost dan menghindari tabrakan.
- Beberapa laporan crash di tutorial yang tidak bisa dilewati.
Di sisi lain, ulasan positif juga banyak. Pemain memuji rasa kecepatan, takedown yang mengingatkan pada Burnout, dan performa di PC. Salah satu ulasan bahkan kaget karena game Unreal Engine 5 ini bisa jalan mulus sejak hari pertama. Ada juga pemain yang mengaku tetap menang di mode podracing memakai keyboard dan mouse, sehingga keluhan kontrol ini tidak dirasakan semua orang.
Tips: Kalau main di PC dan belum punya controller, pertimbangkan dulu soal ini. Sampai launch day, Fuse Games belum mengumumkan jadwal patch untuk fitur rebind keyboard.
Harga Star Wars: Galactic Racer di Steam, Xbox, dan PS Store Indonesia

Harga global resmi dimulai dari US$59,99 untuk Standard Edition, US$79,99 untuk Deluxe Edition, dan US$159,99 untuk Collector's Edition fisik. Untuk Indonesia, harga di toko digital resmi berbeda cukup jauh antar platform.
Berikut harga yang tercantum saat dicek pada 6 Oktober 2026 malam:
| Platform | Standard Edition | Deluxe / Upgrade |
|---|---|---|
| Steam Indonesia (PC) | Rp638.000 | Deluxe Edition Rp851.000, Deluxe Upgrade Rp212.000 |
| Xbox Store Indonesia | Rp790.000 | — |
| PlayStation Store Indonesia (PS5) | Rp920.190 | Deluxe Upgrade Rp309.690 |
Dari tabel ini terlihat jelas bahwa Steam adalah opsi termurah untuk pemain di Indonesia. Selisihnya dengan PS Store hampir Rp300 ribu untuk edisi yang sama. Versi PC juga bisa dibeli lewat Epic Games Store dan EA app.
Apa saja isi tiap edisi?
- Standard Edition: game utama. Semua pre-order juga mendapat bonus livery kendaraan dan background Player Banner.
- Deluxe Edition: tambahan tiga kendaraan Kor Sarun (landspeeder Darc X, speeder bike Ciza T, dan skim speeder Rak S), tiga event Arcade khusus, Deluxe Livery Pack yang terinspirasi Naboo N-1 Starfighter, Deluxe Player Banner Pack, dan Digital Art Book 80 halaman.
- Collector's Edition (fisik): model logam landspeeder Darc X, banner Kestar Bool, dua patch pilot, art book fisik, steelcase, plus semua isi Deluxe. Versi PC berisi kode Steam.
Catatan: Galactic Racer tidak masuk Game Pass maupun PS Plus saat rilis. Untuk main online, pemain PS5 tetap butuh langganan PS Plus, sedangkan pemain Xbox konsol butuh Game Pass Essential, Premium, atau Ultimate. Di PC, multiplayer online tidak butuh langganan tambahan.
Spek PC minimum dan performa di Steam Deck
Kebutuhan PC Galactic Racer tergolong ramah untuk standar game Unreal Engine 5 tahun ini. Berikut spek minimum resmi dari halaman Steam dan FAQ developer:
- OS: Windows 10
- Prosesor: Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 2600
- RAM: 12 GB
- Kartu grafis: Nvidia RTX 2060, Intel Arc A580, atau AMD Radeon RX 5600 XT 6 GB
- Penyimpanan: 50 GB, wajib SSD
Developer belum mencantumkan spek rekomendasi di halaman Steam. Beberapa hal teknis lain yang perlu diketahui:
Baca juga Google Kini Bisa Pakai Data Gmail dan Foto untuk Iklan, Ini Cara Mematikannya
- DLSS 4.5 sudah didukung sejak hari pertama, termasuk Dynamic Multi Frame Generation dan Super Resolution model transformer generasi kedua untuk kartu GeForce RTX.
- Pencahayaan memakai Lumen dengan ray tracing berbasis hardware, yang bisa dirapikan dengan DLSS Ray Reconstruction.
- Steam Deck bisa menjalankan game ini di sekitar 30 fps dengan pengaturan optimal, menurut FAQ resmi.
- Di PC, game perlu online saat pertama kali dibuka untuk autentikasi. Setelah itu kampanye, Arcade, dan Scenario bisa dimainkan offline.
Untuk gambaran kasar, pengujian pihak ketiga menyebut RTX 4060 bisa mencapai sekitar 68 fps di 1080p High, sekitar 56 fps di 1080p Ultra, dan sekitar 40 fps di 1440p Ultra tanpa bantuan upscaling. Angka ini masih bisa berubah seiring driver dan patch.
Multiplayer, party, dan apa yang dijanjikan setelah rilis

Bagian multiplayer ini sempat bikin penggemar khawatir sebelum rilis. Walaupun satu lobi bisa diisi 12 pemain, party hanya bisa berisi maksimal tiga orang. Artinya, rombongan teman yang lebih dari tiga tidak bisa masuk ke balapan yang sama secara terjamin.
Berikut cara kerja matchmaking-nya menurut FAQ resmi:
- Game akan mengutamakan balapan yang masih kekurangan pemain. Di Multiplayer Tour dan Podracer Tour, pemain bisa masuk ke tour yang sudah berjalan dalam mode penonton, lalu diberi sumber daya yang cukup di balapan berikutnya agar tidak tertinggal.
- Kalau tidak ada balapan yang kosong, game membuat balapan baru ketika ada minimal dua pemain unik yang mencari.
- Party berdua tetap butuh pemain ketiga dari luar party sebelum tour baru bisa dimulai.
- Pemain dari region yang sama diprioritaskan. Kalau sepi, matchmaking akan mencari ke region lain.
- Slot yang kosong akan diisi bot AI.
Kabar baiknya, Secret Mode dan Fuse Games sudah menanggapi keluhan ini. Mereka mengonfirmasi sedang menyiapkan update untuk menaikkan ukuran party dari tiga menjadi enam pemain, dengan target rilis dalam beberapa minggu pertama setelah peluncuran. Soal lobi privat dan custom race, developer menyatakan masih mendengarkan masukan, tetapi belum ada pengumuman resmi.
Beberapa hal yang menurut FAQ belum didukung sama sekali:
- Setir balap (wheel), HOTAS/HOSAS, dan efek haptic penuh atau resistance trigger.
- Dukungan VR, dan developer menyebut belum ada rencana ke sana.
- Leaderboard publik. Leaderboard Arcade hanya menampilkan waktu teman.
Catatan buat pemain di Indonesia
Buat yang tertarik membeli dari Indonesia, ada beberapa hal praktis yang sebaiknya dicek lebih dulu:
- Pilih platform dengan cermat. Steam paling murah di Rp638.000, sedangkan PS Store Indonesia mematok Rp920.190 untuk Standard Edition. Kalau punya PC yang memenuhi spek minimum dan sebuah controller, Steam jelas lebih hemat.
- Siapkan controller. Karena tombol keyboard belum bisa diatur ulang, banyak pemain PC menyarankan controller Xbox atau DualSense. Game ini sudah mendukung penuh keduanya.
- Bahasa: daftar bahasa di Steam dan PS Store tidak mencakup Bahasa Indonesia. Teks tersedia dalam bahasa Inggris dan 13 bahasa lain, sedangkan audio penuh hanya bahasa Inggris.
- Ping multiplayer: matchmaking mengutamakan region yang sama. Kalau server Asia sepi di jam tertentu, pemain bisa dilempar ke region lain atau diisi bot, jadi koneksi yang stabil cukup penting.
- Ukuran unduhan: dengan kebutuhan 50 GB di SSD, pengguna internet berkuota sebaiknya mengunduh lewat Wi-Fi rumah.
- Rating usia: PEGI 12 dan ESRB E10+, jadi relatif aman dimainkan anak usia sekolah dengan pengawasan.
- Uji dulu sebelum lewat batas refund. Steam umumnya mengizinkan refund untuk game yang dimainkan kurang dari dua jam dalam 14 hari setelah pembelian. Beberapa pemain di ulasan Steam terang-terangan menyebut sedang menguji kontrol sambil menunggu kabar patch sebelum memutuskan refund.
Peringatan: Banyak situs reseller menawarkan key Galactic Racer jauh di bawah harga resmi. Pastikan sumbernya jelas, karena key dari sumber tidak resmi bisa dicabut dan berisiko bagi akun.
Layak dibeli sekarang atau tunggu diskon?
Jawabannya tergantung gaya main. Supaya lebih gampang memutuskan, berikut ringkasannya:
Cocok dibeli sekarang kalau:
- Suka game balap arcade cepat seperti Burnout, Wipeout, atau MotorStorm.
- Penggemar Star Wars yang kangen podracing ala Episode I.
- Main di konsol atau PC dengan controller.
- Menikmati struktur roguelite dengan build kendaraan yang beragam.
Lebih baik tunggu dulu kalau:
- Hanya main dengan keyboard dan mouse, dan butuh mengatur ulang tombol.
- Mencari mode podracing yang dalam dan bisa dimodifikasi.
- Ingin main bareng lebih dari tiga teman sekaligus. Update party enam orang dijanjikan dalam beberapa minggu.
- Lebih suka game balap dengan banyak sirkuit dan konten besar sejak hari pertama.
Dengan skor kritikus yang tinggi dan komunitas yang aktif memberi masukan, kemungkinan besar beberapa keluhan akan dibereskan lewat patch. Untuk sekarang, Galactic Racer paling pas buat pemain konsol atau pemain PC yang sudah punya controller.
Poin penting
- Star Wars: Galactic Racer rilis 6 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB di PS5, Xbox Series X|S, dan PC (Steam, Epic, EA app).
- Skor kritikus 88 Metacritic dan 87 OpenCritic, tetapi ulasan pemain Steam masih Mostly Positive (sekitar 74%).
- Harga Standard Edition di Indonesia: Steam Rp638.000, Xbox Rp790.000, PS Store Rp920.190.
- Tidak masuk Game Pass maupun PS Plus saat rilis.
- Spek minimum: i5-8400/Ryzen 5 2600, RAM 12 GB, RTX 2060/RX 5600 XT, SSD 50 GB.
- Keluhan utama: keyboard tidak bisa di-rebind, AI lawan yang terasa "karet", dan konten planet yang sedikit.
- Party online naik dari 3 ke 6 pemain dalam beberapa minggu setelah rilis.
Referensi
- Games Press (2026). Star Wars: Galactic Racer launches across the galaxy on October 6th
- Steam (2026). STAR WARS: Galactic Racer — halaman toko Indonesia dan ulasan pengguna
- Steam Community (2026). STAR WARS: Galactic Racer FAQ (Secret Mode)
- PlayStation Store Indonesia (2026). STAR WARS: Galactic Racer PS5
- Xbox Store Indonesia (2026). STAR WARS: Galactic Racer
- Polygon (2026). Star Wars: Galactic Racer Reviews Say It's an All-Time Great Racing Game
- The Verge (2026). Star Wars: Galactic Racer is my childhood podracing dream come true
- IGN (2026). Star Wars: Galactic Racer Review
- Metacritic (2026). Star Wars: Galactic Racer Reviews
- OpenCritic (2026). Star Wars: Galactic Racer Reviews
- TheGamer via OpenCritic (2026). Star Wars: Galactic Racer Devs Address Multiplayer Worries And Lobby Limits
- NVIDIA GeForce News (2026). STAR WARS: Galactic Racer Launches Worldwide On October 6th With DLSS 4.5
- Pure Xbox (2026). Three Xbox Games Are Out Today, Including The Highest-Rated Star Wars Release In Over 20 Years
- GameWatcher (2026). Is Star Wars: Galactic Racer Coming to Game Pass?
- Prima Games (2026). Star Wars: Galactic Racer Complete Controls for PC and Controller
Pertanyaan Umum
Jam berapa Star Wars: Galactic Racer rilis di Indonesia?
Berapa harga Star Wars: Galactic Racer di Indonesia?
Apakah Star Wars: Galactic Racer ada di Game Pass atau PS Plus?
Apakah bisa main Star Wars: Galactic Racer pakai keyboard dan mouse?
Berapa spek PC minimum untuk Star Wars: Galactic Racer?
Apakah Star Wars: Galactic Racer punya split-screen dan Bahasa Indonesia?
Kesimpulan
Star Wars: Galactic Racer adalah game balap Star Wars dengan skor kritikus yang sangat tinggi, yaitu 88 di Metacritic. Rasa kecepatan, takedown ala Burnout, dan suasana Star Wars-nya dipuji hampir semua media besar.
Namun bagi pemain PC, ada catatan penting soal kontrol keyboard yang belum bisa diatur ulang, ditambah keluhan soal AI lawan dan variasi planet. Untuk pembeli di Indonesia, Steam adalah opsi termurah di Rp638.000, asalkan sudah punya controller. Kalau ingin main bareng banyak teman atau mengandalkan keyboard, menunggu update beberapa minggu ke depan adalah pilihan yang masuk akal.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar