Teknologi

Lenovo Yoga Tab Gen 2 vs Yoga Tab Plus Gen 2: Ini Beda Spek dan Harganya

M
Mughu
10 menit baca
Lenovo Yoga Tab Gen 2 vs Yoga Tab Plus Gen 2: Ini Beda Spek dan Harganya

Lenovo Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2 sama-sama punya layar 4K 144Hz dan update Android 7 tahun. Ini beda chip, layar, baterai, harga, dan mana yang leb

Lenovo kembali memamerkan dua tablet Android kelas atasnya, Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2, dalam peluncuran lini Yoga pada 22 Oktober 2026. Keduanya pertama kali diumumkan di ajang IFA 2026 di Berlin awal September, lalu kini mulai digelar di pasar Asia bersama laptop Yoga Pro 9n dan Yoga 9n 2-in-1.

Dua tablet ini kelihatan mirip di atas kertas. Sama-sama punya layar 4K 144Hz, dukungan stylus, Wi-Fi 7, dan janji update Android selama tujuh tahun. Tapi kalau dilihat lebih dekat, perbedaannya cukup terasa di chip, ukuran layar, baterai, speaker, dan tentu saja harga.

Artikel ini akan menjelaskan spesifikasi lengkap kedua tablet, perbedaannya satu per satu, fitur AI yang dibawa, perkiraan harga dalam rupiah, dan bagaimana menentukan mana yang lebih masuk akal buat pembeli di Indonesia.

Ringkasan beda Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2

Sebelum masuk ke detail, berikut gambaran besarnya. Model standar dibuat lebih ringkas dan lebih murah, sementara model Plus menyasar orang yang mau layar besar dan tenaga paling kencang.

Fitur Yoga Tab Gen 2 Yoga Tab Plus Gen 2
Layar 11,1 inci 3840x2560, 144Hz 13 inci 3840x2560, 144Hz
Chip MediaTek Dimensity 9500s Snapdragon 8 Elite
RAM 8GB / 12GB LPDDR5X 12GB / 16GB LPDDR5X (ada opsi 8GB di sebagian negara)
Penyimpanan 128GB UFS 3.1 / 256GB UFS 4.0 256GB / 512GB UFS 4.0
Baterai 11.000 mAh 12.700 mAh
Speaker 4 speaker Dolby Atmos 6 speaker Harman Kardon
Bobot Sekitar 480 gram Mulai 605 gram
Harga awal US$729,99 / €649 US$999,99 / €849

Poin yang paling penting dari tabel ini:

  1. Selisih harga cukup jauh, sekitar US$270 di Amerika Serikat.
  2. Layar sama tajamnya, yang berubah hanya ukurannya.
  3. Plus unggul di chip dan baterai, tapi bobotnya juga lebih berat sekitar 125 gram.

Layar: sama-sama 4K, beda ukuran

Kabar baiknya, Lenovo tidak memotong kualitas layar di model yang lebih murah. Yoga Tab Gen 2 memakai layar 11,1 inci beresolusi 3840x2560 dengan rasio 3:2, refresh rate 144Hz, cakupan warna 98% DCI-P3, dan kerapatan sekitar 415 PPI. Kecerahannya 600 nits untuk pemakaian biasa dan bisa naik sampai 1.100 nits di puncaknya.

Yoga Tab Plus Gen 2 membawa resolusi yang sama, tetapi di bentang yang lebih lega, yaitu 13 inci. Lenovo menyebut panel ini PureSight Pro, dengan kecerahan tipikal 700 nits dan puncak 1.100 nits.

Apa artinya buat pemakaian sehari-hari?

  • Layar 11 inci lebih nyaman dipegang satu tangan, enak buat baca e-book, nonton di kasur, atau dibawa ke kampus.
  • Layar 13 inci jauh lebih lega buat split-screen, menggambar, dan membuka dokumen dua halaman sekaligus.
  • Rasio 3:2 di kedua model terasa pas untuk dokumen dan web, meski video 16:9 akan menyisakan bingkai hitam.

Catatan: Karena resolusinya sama, layar 11,1 inci justru terlihat sedikit lebih tajam per inci. Bedanya hampir tidak terasa di mata, jadi pilihan ukuran lebih ditentukan kebiasaan pakai.

Chip dan performa: Dimensity 9500s vs Snapdragon 8 Elite

Di sinilah perbedaan terbesar kedua tablet. Yoga Tab Plus Gen 2 memakai Snapdragon 8 Elite, chip flagship Qualcomm dengan dua inti utama 4,32GHz dan enam inti performa 3,53GHz, ditemani GPU Adreno 830.

Yoga Tab Gen 2 memakai MediaTek Dimensity 9500s dengan konfigurasi 1x Cortex-X925, 3x Cortex-X4, dan 4x Cortex-A720, plus GPU Immortalis-G925 MC12. Android Authority menyebut chip ini pada dasarnya adalah turunan Dimensity 9400 Plus, flagship tahun lalu, jadi tenaganya tetap tergolong kencang.

Dalam praktiknya, gambaran perbedaannya kira-kira seperti ini:

  1. Main game berat seperti Genshin Impact atau game balap grafis tinggi akan lebih stabil di Snapdragon 8 Elite.
  2. Kerja harian seperti browsing, Google Docs, Zoom, dan YouTube terasa sama mulusnya di kedua tablet.
  3. Edit video dan gambar berlapis lebih lega di Plus karena RAM bisa sampai 16GB.
  4. Penyimpanan di Plus seluruhnya UFS 4.0, sedangkan Gen 2 versi 128GB masih memakai UFS 3.1 yang lebih lambat.

Kedua tablet juga punya slot microSD hingga 2TB, fitur yang makin jarang di tablet premium. Buat yang suka menyimpan banyak film atau file proyek, ini nilai tambah yang lumayan.

Baterai, pengisian, dan speaker

Yoga Tab Plus Gen 2 membawa baterai 12.700 mAh. Menurut dokumen spesifikasi resmi Lenovo (PSREF), tablet ini bisa memutar video YouTube sekitar 19,6 jam dan browsing sekitar 20 jam dalam uji internal.

Yoga Tab Gen 2 memakai baterai 11.000 mAh dengan klaim pemutaran video YouTube sekitar 15,1 jam dan browsing sekitar 12,9 jam. Angka ini tetap aman untuk seharian kuliah atau kerja, tapi jelas kalah dibanding Plus.

Soal pengisian daya, kedua tablet mendukung pengisian cepat lewat USB-C. Android Authority menyebut angka 68W, sementara PSREF mencatat adaptor 45W yang ketersediaannya berbeda di tiap negara, bahkan ada paket tanpa adaptor.

Untuk audio, perbedaannya juga terasa:

  • Yoga Tab Plus Gen 2 punya 6 speaker yang disetel Harman Kardon dan dioptimalkan Dolby Atmos.
  • Yoga Tab Gen 2 punya 4 speaker Dolby Atmos.

Tips: Buat yang sering nonton film tanpa headset, enam speaker di model Plus memberi suara yang lebih penuh, apalagi dipadukan layar 13 inci.

Stylus, keyboard, dan fitur AI

Kedua tablet diposisikan untuk kreator dan pelajar, jadi dukungan stylus jadi salah satu jualan utama. Lenovo menyiapkan Tab Pen Pro 2 dengan 8.192 tingkat tekanan, deteksi kemiringan, umpan balik getar (haptic), dan pengisian nirkabel. Stylus ini juga mendukung gestur seperti ketuk dua kali, geser naik-turun, tekan untuk memilih, dan dibalik untuk menghapus.

Keyboard magnetis tersedia sebagai aksesori opsional. Di Yoga Tab Gen 2, keyboard tersambung lewat pogo pin tiga titik, dan Lenovo mencatat ketersediaannya berbeda di tiap negara.

Untuk urusan AI, Lenovo membawa beberapa fitur bawaan:

  1. AI Note untuk merapikan dan meringkas catatan.
  2. Live Transcript untuk mengubah rekaman suara jadi teks secara langsung.
  3. Smart AI Input untuk membantu menulis dan mengetik.
  4. Lenovo AI Vision untuk mengenali isi gambar dan layar.
  5. Lenovo Qira, asisten AI lintas perangkat Lenovo yang juga hadir di laptop Yoga terbaru.

Fitur-fitur ini cukup membantu untuk mencatat kuliah atau rapat. Meski begitu, dukungan Bahasa Indonesia untuk transkrip dan ringkasan belum dijelaskan secara rinci oleh Lenovo, jadi perlu dicek lagi saat unit resmi masuk.

Update Android 7 tahun, nilai jual yang jarang

Salah satu kabar paling menarik dari dua tablet ini adalah janji software-nya. Keduanya dirilis dengan Android 17 dan dijanjikan mendapat tujuh upgrade Android besar, artinya sampai Android 24, plus pembaruan keamanan hingga 2033.

Komitmen ini setara dengan yang ditawarkan Google dan Samsung di ponsel flagship mereka. Untuk tablet Android, janji sepanjang ini masih tergolong jarang.

Kenapa ini penting?

  • Tablet biasanya dipakai lebih lama dibanding HP, sering sampai 4–6 tahun.
  • Nilai jual kembali cenderung lebih baik untuk perangkat yang masih mendapat update.
  • Aplikasi bank dan kerja lebih aman dijalankan di perangkat dengan patch keamanan terbaru.

Fitur lain yang sama di kedua model adalah Bluetooth 6.0, Wi-Fi 7, port USB-C dengan kecepatan 5Gbps dan DisplayPort Out, serta bodi logam setebal sekitar 6,2 mm untuk model standar.

Harga dan perkiraan di Indonesia

Lenovo menetapkan harga awal Yoga Tab Gen 2 sebesar US$729,99 di Amerika Serikat dan €649 di Eropa. Sementara Yoga Tab Plus Gen 2 dibanderol mulai US$999,99 atau €849.

Jika dikonversi kasar dengan kurs sekitar Rp16.500 per dolar AS, harganya kira-kira:

Model Harga awal Perkiraan rupiah
Yoga Tab Gen 2 US$729,99 sekitar Rp12 jutaan
Yoga Tab Plus Gen 2 US$999,99 sekitar Rp16,5 jutaan

Peringatan: Angka di atas hanya konversi kasar, belum termasuk pajak dan bea masuk, dan bukan harga resmi Indonesia. Lenovo Indonesia belum mengumumkan harga maupun jadwal rilis kedua tablet ini.

Sebagai gambaran, generasi sebelumnya, Yoga Tab Plus, sempat dijual resmi di beberapa pasar Asia. Lini Lenovo Tab seperti Idea Tab dan Legion Tab juga cukup rutin masuk Indonesia, sehingga peluang Yoga Tab Gen 2 masuk ke sini terbuka, meski belum ada konfirmasi.

Buat yang mau beli di Indonesia

Bagi pembeli di Indonesia, ada beberapa hal praktis yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan.

  1. Tunggu versi resmi. Unit resmi biasanya membawa garansi Lenovo Indonesia, dan IMEI tidak jadi masalah karena kedua tablet ini model Wi-Fi.
  2. Bandingkan dengan pesaing. Di rentang Rp12–17 jutaan, pesaing terdekatnya adalah Samsung Galaxy Tab S series dan iPad Air. Kelebihan Yoga Tab ada di layar 4K 144Hz, slot microSD, dan update tujuh tahun.
  3. Hitung aksesori. Stylus dan keyboard bisa menambah biaya cukup besar kalau tidak termasuk dalam paket penjualan di sini.
  4. Cek adaptor. Karena ada paket tanpa adaptor di beberapa negara, pastikan isi kotak sebelum membeli.

Kesimpulan singkatnya kira-kira begini:

  • Pilih Yoga Tab Gen 2 kalau prioritasnya tablet ringan untuk kuliah, catatan, nonton, dan kerja ringan dengan harga yang lebih masuk akal.
  • Pilih Yoga Tab Plus Gen 2 kalau sering menggambar, edit video, main game berat, atau ingin layar 13 inci yang lega untuk multitasking.

Reaksi awal dari media teknologi

Sejak diumumkan di IFA 2026, kedua tablet ini mendapat sambutan cukup positif. Android Authority menyoroti kombinasi performa tinggi dan janji update tujuh tahun sebagai alasan utama tablet ini layak dilirik.

TechRepublic menilai model standar tidak banyak mengorbankan pengalaman inti, karena layar 4K 144Hz, stylus, Wi-Fi 7, dan update panjang tetap ada. Menurut mereka, perbedaan utamanya ada di ukuran, tenaga, baterai, dan harga.

Beberapa catatan yang sering muncul dalam ulasan awal:

  1. Rasio layar 3:2 disukai untuk produktivitas, tetapi kurang ideal untuk film layar lebar.
  2. Bobot model Plus di atas 600 gram membuatnya kurang nyaman dipegang lama dengan satu tangan.
  3. Harga Plus dinilai sudah menyentuh wilayah tablet premium dari Samsung dan Apple, jadi persaingannya ketat.

Poin penting

  • Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2 sama-sama memakai layar 4K 144Hz dengan rasio 3:2.
  • Model Plus memakai Snapdragon 8 Elite, sedangkan model standar memakai Dimensity 9500s.
  • Baterai Plus 12.700 mAh, lebih besar dari 11.000 mAh di model standar.
  • Keduanya mendapat update Android hingga Android 24 dan patch keamanan sampai 2033.
  • Harga awal US$729,99 untuk Gen 2 dan US$999,99 untuk Plus; harga resmi Indonesia belum ada.

Referensi

  1. Android Authority (2026). Lenovo's latest Android tablets bring a ton of performance, seven years of OS updates
  2. TechRepublic (2026). Lenovo Yoga Tab Gen 2 vs Yoga Tab Plus Gen 2: Which Should You Buy?
  3. Lenovo PSREF (2026). Yoga Tab Gen 2 Specifications
  4. Lenovo PSREF (2026). Yoga Tab Plus Gen 2 Specifications
  5. Technobaboy (2026). Lenovo unveils new Yoga AI laptops and tablets
  6. Lenovo US (2026). Yoga Tab Plus Gen 2 product listing
  7. The Times of India (2026). Lenovo Yoga Pro 9n and Yoga 9n 2-in-1 launched with NVIDIA RTX Spark in India

Pertanyaan Umum

Apa beda utama Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2?
Perbedaan utamanya ada di ukuran layar, chip, baterai, speaker, dan harga. Yoga Tab Gen 2 memakai layar 11,1 inci dan Dimensity 9500s, sedangkan Yoga Tab Plus Gen 2 memakai layar 13 inci, Snapdragon 8 Elite, baterai lebih besar, dan enam speaker Harman Kardon.
Berapa harga Yoga Tab Plus Gen 2?
Harga awal Yoga Tab Plus Gen 2 adalah US$999,99 di Amerika Serikat atau €849 di Eropa. Jika dikonversi kasar, harganya sekitar Rp16,5 jutaan, tetapi harga resmi Indonesia belum diumumkan.
Apakah Yoga Tab Gen 2 sudah masuk Indonesia?
Belum ada pengumuman resmi dari Lenovo Indonesia soal harga maupun jadwal rilis. Lini tablet Lenovo cukup rutin masuk Indonesia, jadi peluangnya ada, tetapi sebaiknya menunggu informasi resmi.
Berapa lama Yoga Tab Gen 2 mendapat update Android?
Kedua tablet dirilis dengan Android 17 dan dijanjikan mendapat tujuh upgrade Android besar hingga Android 24. Pembaruan keamanannya berlaku sampai 2033.
Apakah stylus sudah termasuk dalam paket?
Lenovo menyiapkan Tab Pen Pro 2 dengan 8.192 tingkat tekanan dan haptic feedback. Isi paket bisa berbeda di tiap negara, jadi perlu dicek apakah stylus dan keyboard dijual terpisah saat tablet ini resmi dijual di Indonesia.
Mana yang lebih cocok untuk pelajar?
Untuk pelajar dan mahasiswa, Yoga Tab Gen 2 biasanya sudah cukup. Tablet ini lebih ringan, lebih murah, dan tetap punya layar 4K, dukungan stylus, serta fitur AI untuk mencatat dan merangkum.

Kesimpulan

Lenovo Yoga Tab Gen 2 dan Yoga Tab Plus Gen 2 menawarkan paket yang menarik untuk tablet Android kelas atas. Keduanya punya layar 4K 144Hz, dukungan stylus yang lengkap, slot microSD, dan janji update tujuh tahun yang jarang ditemui di tablet Android.

Model standar cocok untuk yang mencari tablet ringan dan lebih terjangkau untuk belajar, mencatat, dan hiburan. Model Plus lebih pas untuk kreator, gamer, dan orang yang butuh layar besar serta baterai lebih awet. Sambil menunggu harga resmi Indonesia, perbandingan ini bisa jadi patokan awal sebelum menentukan pilihan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar