Kecerdasan Buatan
Hark Pro, Asisten AI Gratis yang Bisa Bayar Tagihan Sendiri: Fitur dan Harga Paketnya
Hark Pro dari Brett Adcock resmi bisa dipakai gratis di web, iOS, dan Android. Ini fitur Handoff, memori, Panels, harga paket US$20 dan US$100 dalam rupiah, ris

Hark Pro resmi dibuka untuk umum pada Selasa, 6 Oktober 2026 waktu Amerika Serikat, atau Selasa malam sampai Rabu dini hari WIB. Ini adalah asisten AI buatan Hark, perusahaan rintisan milik Brett Adcock yang juga dikenal sebagai pendiri Figure AI, si pembuat robot humanoid. Hark Pro bisa dipakai gratis lewat web, iOS, dan Android, dan janjinya cukup berani: bukan cuma menjawab pertanyaan, tetapi juga membayar tagihan, memesan makanan, sampai membatalkan langganan yang sudah tidak terpakai.
Artikel ini akan menjelaskan apa saja fitur Hark Pro, bagaimana cara kerja agen Handoff di belakangnya, berapa harga paket berbayarnya kalau dihitung ke rupiah, dan perbedaannya dengan Meta Muse serta ChatGPT Dots. Di bagian akhir ada juga catatan soal privasi dan peluang aplikasi ini dipakai dari Indonesia, karena sampai sekarang Hark belum mengumumkan daftar negara resminya.
Hark Pro mulai bisa dipakai, ini yang diluncurkan
Hark sebenarnya sudah lama bikin penasaran. Perusahaan ini keluar dari mode senyap pada Maret 2026, lalu sempat beberapa kali menjanjikan peluncuran "musim panas ini". Jadwal itu molor sekitar dua minggu, dan baru pada 4 Oktober Brett Adcock menulis di X bahwa "Hark launches this week".
Pada 6 Oktober, Hark merilis tulisan resmi berjudul Introducing Hark Pro. Isinya menjelaskan beberapa hal pokok:
- Tersedia hari itu juga, gratis untuk semua orang, dalam bentuk aplikasi iOS, Android, dan versi web.
- Semua fitur tetap bisa diakses di paket gratis. Paket berbayar hanya menambah jatah pemakaian.
- Hark menyebut produknya "operating system for your life", bukan chatbot, bukan asisten pribadi, dan bukan sekadar agen AI.
- Perangkat keras Hark baru akan datang pada 2027, jadi yang dirilis sekarang murni perangkat lunaknya.
Adcock juga sempat menjanjikan bahwa 100.000 pendaftar pertama mendapat paket berbayar secara gratis. Hanya saja, sampai artikel ini ditulis, Hark belum menjelaskan berapa lama bonus itu berlaku dan paket mana yang dimaksud.
Daftar App Store untuk Hark Pro sebenarnya sudah muncul sejak 30 September 2026 dan sempat diperbarui ke versi 2.0.0 pada 3 Oktober. Aplikasinya berlabel 17+, butuh iOS 17.6 atau lebih baru, dan syarat penggunanya minimal berusia 18 tahun.
Fitur Hark Pro: Handoff, memori, Panels, dan Action Buttons
Hark Pro terlihat seperti aplikasi chat biasa, tetapi isinya cukup berbeda. Ada empat bagian yang paling sering disebut, baik oleh Hark sendiri maupun media yang sudah mencoba demonya.
Handoff, komputer awan yang bekerja sendiri
Handoff adalah mesin "computer use" milik Hark. Setiap kali ada permintaan, Hark menyalakan komputer virtual di cloud lengkap dengan browser, sistem file, dan terminal, lalu mengklik dan mengetik di situs web seperti manusia.
- Bisa menjalankan sampai 6 browser sekaligus, berguna untuk membandingkan banyak situs dalam satu tugas.
- Bisa login ke jutaan situs atas nama pengguna, termasuk situs yang tidak punya API publik.
- Tetap terhubung lewat API untuk layanan seperti Google dan Outlook, plus mendukung standar MCP untuk membaca file dan basis data.
- Prosesnya terlihat di jendela kecil, jadi pengguna bisa memantau apa yang sedang dilakukan agen. Menurut Abidur Chowdhury, kepala desain Hark, ini sengaja dibuat supaya pengguna lebih percaya.
Memori yang bisa dicek dan dihapus
Hark mengingat apa yang diceritakan pengguna, misalnya tidak suka mayones atau selalu memilih kursi dekat jendela di pesawat. Konteks ini dipakai lagi di setiap tugas berikutnya. Dalam syarat layanannya, Hark menyebut memori bisa ditinjau, diperbaiki, atau dihapus lewat pengaturan, atau cukup dengan meminta langsung ke agennya.
Home, Panels, dan Action Buttons

Bagian yang paling "beda" dari Hark Pro ada di layar Home. Di sini ada dua elemen utama:
- Panels, yaitu aplikasi mini yang dibuat Hark sesuai permintaan. Contohnya pelacak latihan dari Strava, daftar rilis Netflix yang dicocokkan dengan skor Rotten Tomatoes, atau ringkasan pengeluaran bulan ini.
- Action Buttons, yaitu notifikasi yang bisa langsung dieksekusi. Pengguna cukup mengetuk kata "Pay" untuk membayar tagihan atau "Cancel" untuk berhenti berlangganan.
Ada juga Projects, yaitu ruang chat terpisah untuk pekerjaan panjang seperti merencanakan acara besar, lengkap dengan file-filenya sendiri. Latar aplikasinya pun unik, karena Hark menampilkan simulasi langit sesuai lokasi dan jam pengguna, jadi tampilannya tidak pernah sama.
Proaktif, bukan menunggu perintah
Hark menekankan bahwa asistennya berpikir selangkah lebih dulu. Contoh yang mereka berikan adalah membeli tiket bioskop: Hark tidak berhenti di tiket, tetapi juga mencarikan parkir, menawarkan reservasi tempat di garasi terdekat, lalu mengirim kode QR pada waktu yang pas. Contoh lain yang sering dikutip media adalah Hark yang menyadari saldo kartu makan siang anak hampir habis, lalu menawarkan untuk mengisinya.

Seberapa jago Handoff? Ini angka benchmark-nya
Handoff adalah satu-satunya bagian Hark Pro yang sudah diukur pihak luar. Di benchmark Online-Mind2Web, yang berisi 300 tugas di 136 situs sungguhan dan dinilai manusia, Handoff tercatat mendapat skor 97,7 persen pada evaluasi 4 Agustus 2026. Angka ini tipis di atas Yutori Navigator n1.5 (97,3 persen) dan sistem ACT-2 berbasis GPT-5.4 (92,7 persen).
Namun, hasilnya tidak selalu unggul. Di dua tes yang dijalankan Hark sendiri dengan juri model internal, hasilnya campur:
- WebTailBench v2: Handoff 68,6, masih di bawah GPT-5.5 (72,3) tetapi di atas Claude Opus 4.8 (66,9).
- Evaluasi internal Hark: Handoff 83,2, unggul atas Claude Opus 4.8 (80,5) dan GPT-5.5 (75,2).
Jadi, Handoff kuat untuk tugas browser, tetapi bukan berarti selalu paling pintar. Benchmark juga tidak mengukur situasi nyata seperti situs yang tiba-tiba ganti tampilan, minta login ulang, atau memblokir bot. Hark sendiri menyebut internet sebagai "tempat yang tidak ramah" untuk agen.
Harga paket Hark Pro dan hitungan rupiahnya
Struktur harga Hark Pro cukup sederhana. Yang dijual bukan fitur tambahan, melainkan jatah pemakaian yang lebih besar. Berikut ringkasannya dengan kurs sekitar Rp17.900 per dolar AS:
| Paket | Harga resmi | Kira-kira dalam rupiah | Jatah pemakaian |
|---|---|---|---|
| Gratis | US$0 | Rp0 | Semua fitur, jatah dasar |
| Pro² | US$20 per bulan | sekitar Rp358.000 | 2x pemakaian |
| Pro³ | US$100 per bulan | sekitar Rp1,79 juta | 10x pemakaian |
Beberapa hal yang perlu dicatat soal harga:
Baca juga Kuota ChatGPT Kini Bisa Dipakai di Aplikasi Lain, Ini Cara Login dan Atur Batasnya
- Tidak ada fitur yang dikunci di paket gratis. Ini berbeda dengan banyak layanan AI lain yang memisahkan model atau fitur berdasarkan paket.
- Ada sistem top-up. Syarat layanan Hark menyebut setiap langganan punya batas pemakaian, dan tambahan bisa dibeli. Top-up otomatis hanya berjalan kalau pengguna mengaktifkannya.
- Versi pengembangan sempat menyebut Pro⁴. Laporan TestingCatalog menemukan rujukan ke empat tingkat paket di build pengembangan, tetapi yang diumumkan resmi baru dua paket berbayar.
- Model Handoff juga dijual murah untuk pengembang. Menurut laporan eWeek, harganya US$0,18 per satu juta token input dan US$2,37 per satu juta token output, atau kira-kira Rp3.200 dan Rp42.400.
Tips: Kalau nanti Hark Pro bisa dipakai dari Indonesia, sebaiknya mulai dari paket gratis dulu. Karena semua fitur sudah terbuka, paket gratis cukup untuk menilai apakah agennya benar-benar membantu sebelum membayar sekitar Rp358.000 per bulan.
Menariknya, susunan harga ini persis sama dengan Meta Muse yang dirilis sekitar empat minggu sebelumnya, yaitu gratis, US$20, dan US$100. The Next Web bahkan menyorot kemiripan ini secara khusus, seolah tangga harga asisten AI pribadi mulai punya standar sendiri.
Privasi dan risiko yang perlu dicek sebelum memberi akses
Agar bisa bekerja, Hark Pro meminta akses yang sangat luas: email, kalender, file, kartu kredit, sampai kata sandi. Hark sadar ini titik paling sensitif, jadi mereka membuat brankas terenkripsi bernama Secured by Hark. Menurut Hark, bahkan tim mereka tidak bisa melihat isi brankas itu, termasuk saat kata sandi diisikan ke situs.
Hark juga menuliskan empat janji privasi secara terang-terangan:
- Data milik pengguna.
- Data tidak akan dijual.
- Data tidak dibagikan ke pengiklan.
- Data selalu bisa dihapus.
Meski begitu, ada beberapa poin di syarat layanan yang layak dibaca dua kali:
- Konten yang ditinjau bisa dipakai untuk pelatihan. Syarat layanan menyebut konten yang diperiksa untuk keamanan atau penyalahgunaan tetap bisa dipakai untuk pelatihan dan kontrol kualitas, meski pengguna sudah memilih keluar dari pelatihan.
- Izin belanja tetap bisa diberikan. Pengguna boleh memberi "standing permission" untuk kategori transaksi tertentu tanpa konfirmasi, dan semua pembelian dalam kategori itu menjadi tanggung jawab pengguna.
- Risiko akun diblokir. Kalau sebuah situs mendeteksi aktivitas otomatis lalu membatasi atau menutup akun, Hark menyatakan tidak bertanggung jawab.
- Sengketa lewat arbitrase di California, dengan opsi keluar dalam 30 hari setelah membuat akun.
Peringatan: Skor 97,7 persen tetap berarti ada kegagalan. Untuk tahap awal, sebaiknya jangan langsung menghubungkan email utama, rekening bank, atau kartu dengan limit besar. Mulai dari tugas ringan dan biarkan konfirmasi pembayaran tetap aktif.
Banding singkat dengan Meta Muse, ChatGPT Dots, dan Gemini di Chrome
Hark Pro lahir di tengah persaingan asisten AI pribadi yang makin ramai. TechCrunch menyebut nama Muse, Instinct, dan Dots sebagai pesaing yang sama-sama mencari "pengalaman pengguna yang membuat asisten AI terasa wajib punya". Berikut perbandingan singkatnya:
| Aspek | Hark Pro | Meta Muse | ChatGPT Dots | Gemini di Chrome (auto browse) |
|---|---|---|---|---|
| Pembuat | Hark (Brett Adcock) | Meta | OpenAI | |
| Platform | Web, iOS, Android | App, web, WhatsApp | ChatGPT | Chrome desktop dan Android |
| Harga | Gratis, US$20, US$100 | Gratis, US$20, US$100 | Ikut paket ChatGPT | Khusus Google AI Pro dan Ultra |
| Ciri khas | Home berisi Panels dan Action Buttons, 6 browser paralel | Terintegrasi WhatsApp, bayar lewat Stripe Link | Agen yang terus bekerja lintas aplikasi | Bekerja langsung di browser pengguna |
| Status di Indonesia | Belum ada daftar negara resmi | Belum resmi di Indonesia | Mengikuti ketersediaan ChatGPT | Auto browse belum tersedia |
Perbedaan yang paling terasa ada di cara tampil. Muse dan Dots masih berbentuk percakapan, sedangkan Hark mencoba membuat "antarmuka grafis" untuk AI. Chowdhury bahkan menyamakan chatbot saat ini dengan terminal komputer zaman dulu, dan ingin Hark menjadi semacam mouse untuk era AI.
Untuk pembaca yang sudah membaca ulasan OpenAI Dots atau Meta Muse di mughu.id, Hark Pro bisa dilihat sebagai pemain ketiga yang lebih menonjolkan desain dan memori, bukan kekuatan model bahasa paling besar.
Reaksi awal: antara kagum dan skeptis
Sejak Adcock mengumumkan peluncurannya di X, reaksi yang muncul di media sosial, Reddit, dan media teknologi cukup beragam. Ringkasnya, publik terbelah menjadi dua kubu.
Yang terkesan:
- Desainnya dipuji. Fast Company menilai Hark Pro "memikirkan ulang premis dasar asisten AI", dan Gizmodo menyebut tumpukan kartu notifikasinya terasa seperti desain Apple, wajar karena Chowdhury adalah mantan pemimpin desain iPhone Air.
- Tugas rumit terasa lebih masuk akal. Contoh mencari dokter gigi yang menerima asuransi tertentu, punya rating bagus, dan masih ada jadwal kosong dianggap jauh lebih berguna daripada membuka sepuluh situs satu per satu.
- Promo 100.000 paket gratis dari unggahan Adcock di X ikut memancing antrean pendaftar.
Yang skeptis:
- Kecepatan masih jadi masalah. Dalam demo untuk Gizmodo, memesan Filet-O-Fish lewat DoorDash butuh beberapa menit, padahal bisa selesai lebih cepat kalau dikerjakan sendiri.
- Komunitas Reddit r/singularity cukup sinis. Sebagian pengguna menyebut Hark sebagai "proyek gengsi" Adcock dan khawatir fokusnya terpecah dari Figure. Ada juga yang menilai demo Handoff tidak jauh beda dari alat yang sudah ada.
- Soal privasi. TechCrunch mempertanyakan seberapa nyaman orang memberi seluruh kehidupan digitalnya ke satu perusahaan, dan The Next Web menyoroti aturan pembayaran di Eropa yang belum jelas untuk transaksi yang disetujui oleh agen.
Kepala desain Hark sendiri cukup terbuka soal kritik. "Silakan bandingkan dengan yang lain, bersikaplah kritis," kata Chowdhury kepada TechCrunch. Menurutnya, Hark mungkin tidak lebih cepat dari Muse, tetapi hasilnya lebih baik dan bisa selesai dari awal sampai akhir.
Bisakah Hark Pro dipakai dari Indonesia?
Ini pertanyaan yang paling relevan untuk pembaca di sini, dan jawabannya untuk saat ini adalah belum jelas. Ada beberapa fakta yang bisa dipegang:
- Hark belum merilis daftar negara. The Next Web menulis Hark Pro digulirkan di Amerika Serikat dan Hark belum menyatakan apakah layanannya tersedia di Eropa.
- Daftar App Store terlihat di toko AS dan Taiwan. Ini belum bisa dianggap bukti ketersediaan resmi di negara lain, termasuk Indonesia.
- Versi web berpeluang lebih mudah dicoba, tetapi tetap bergantung pada kebijakan pendaftaran Hark.
Selain soal akses, ada juga masalah relevansi layanan. Contoh-contoh yang dipamerkan Hark masih sangat Amerika, misalnya DoorDash, Walgreens, OpenTable, DMV California, dan Ramp. Belum ada tanda Hark sudah dilatih untuk alur situs lokal seperti GoFood, Tokopedia, Shopee, atau pembayaran tagihan PLN dan BPJS.
Beberapa catatan praktis untuk yang tertarik mencoba:
- Cek dulu di Play Store atau App Store Indonesia. Kalau aplikasinya belum muncul, berarti akses resmi memang belum dibuka.
- Jangan memakai VPN untuk menghubungkan akun keuangan. Selain melanggar syarat layanan, transaksi lintas negara bisa memicu blokir dari bank.
- Siapkan kartu yang bisa bertransaksi dolar kalau nanti ingin berlangganan, karena harga resminya dalam US$ dan belum ada harga rupiah.
- Pertimbangkan alternatif yang sudah ada di sini. Gemini di Chrome versi biasa sudah tersedia di Indonesia sejak April 2026, walaupun fitur auto browse-nya baru diperluas ke India pada 7 Oktober dan belum masuk ke sini.
Catatan: Untuk pelaku UMKM, kehadiran agen seperti Hark, Muse, dan Dots tetap penting diperhatikan walaupun belum masuk Indonesia. Agen-agen ini nantinya akan "berbelanja" atas nama pelanggan, jadi toko online dengan alur checkout yang rapi akan lebih mudah dilayani agen dibanding situs yang berantakan.
Siapa di balik Hark dan rencana perangkatnya
Hark bukan produk Figure, meski sering disangka begitu. Perusahaan resminya adalah Hark Labs, Inc., yang didirikan dan dipimpin Brett Adcock bersamaan dengan Figure. Adcock juga pernah mendirikan Archer Aviation, perusahaan taksi terbang listrik.
Beberapa fakta penting tentang perusahaannya:
- Modal awal US$100 juta dikeluarkan Adcock dari kantongnya sendiri.
- Pendanaan Seri A lebih dari US$700 juta dengan valuasi US$6 miliar pada Mei 2026. Investornya antara lain Parkway Venture Capital sebagai pemimpin, NVIDIA, AMD Ventures, Intel Capital, Qualcomm Ventures, ARK Invest, dan Salesforce Ventures.
- Kemitraan dengan NVIDIA diumumkan pada 27 Agustus 2026, termasuk kapasitas komputasi skala gigawatt di platform Vera Rubin untuk melatih model sendiri.
- AT&T ikut berinvestasi dan akan menyediakan konektivitas seluler untuk perangkat Hark.
- Tim sekitar 70 orang per Mei 2026, banyak yang direkrut dari Apple dan Tesla.
Soal perangkat, Hark masih sangat tertutup. Yang sudah pasti, perangkatnya dijadwalkan rilis 2027 dan dirancang bisa bekerja tanpa tergantung ponsel atau Wi-Fi. Chowdhury juga menegaskan Hark tidak percaya pada kacamata berkamera atau pin yang ditempel di baju, karena menurutnya ada "faktor seram" di sana. Gizmodo menebak bentuknya bisa berupa layar pintar untuk rumah atau perangkat portabel kecil, tetapi belum ada yang melihat wujud aslinya.
Poin penting
- Hark Pro dibuka untuk umum pada 6 Oktober 2026 di web, iOS, dan Android.
- Semua fitur bisa dipakai gratis; paket US$20 (sekitar Rp358.000) dan US$100 (sekitar Rp1,79 juta) hanya menambah jatah pemakaian.
- Agen Handoff bisa menjalankan 6 browser sekaligus dan mencetak 97,7 persen di Online-Mind2Web.
- Fitur khasnya ada di layar Home: Panels, Action Buttons, dan Projects.
- Privasi dijaga brankas Secured by Hark, tetapi syarat layanan masih membolehkan konten yang ditinjau dipakai untuk pelatihan.
- Ketersediaan di Indonesia belum diumumkan, dan contoh layanannya masih berfokus ke Amerika Serikat.
- Perangkat keras Hark dijadwalkan hadir pada 2027.
Referensi
- Hark (2026). Introducing Hark Pro
- TechCrunch (2026). Hark releases an AI personal assistant with a focus on privacy
- Gizmodo (2026). This Startup Led by an Ex-Apple Designer Thinks a GUI for AI Could Change Everything
- Fast Company (2026). Hark Pro rethinks the chatbot with a proactive AI assistant
- The Next Web (2026). Hark debuts an AI agent a year before its first devices
- Bloomberg (2026). AI Hardware Startup Hark Valued at $6 Billion in New Funding Round
- Bloomberg (2026). Figure AI Founder's New Startup Hark Is Latest to Plan Family of AI Devices
- TestingCatalog (2026). Figure plans to release Hark AI assistant this week
- Progressive Robot (2026). Hark AI Assistant Launches This Week: Essential Risk Guide
- Reddit r/singularity (2026). From the CEO of Figure AI comes "Hark Handoff"
- Kompas Tekno (2026). Meta Rilis Muse, Agen AI Personal yang Bisa Kirim E-mail hingga Belanja Mandiri
- Google India Blog (2026). Bringing Gemini in Chrome with auto browse to India
- CNN Indonesia (2026). Google Rilis Gemini untuk Chrome di Indonesia, Bisa Apa Saja?
Pertanyaan Umum
Apakah Hark Pro benar-benar gratis?
Apakah Hark Pro buatan Figure AI?
Apakah Hark Pro sudah bisa dipakai di Indonesia?
Apa bedanya Hark Pro dengan Meta Muse?
Apakah aman memberi Hark Pro akses ke kartu kredit dan kata sandi?
Kapan perangkat keras Hark dirilis?
Kesimpulan
Hark Pro adalah salah satu asisten AI pribadi yang paling menarik dirilis bulan ini. Kombinasi agen Handoff yang kuat di benchmark, memori yang bisa diatur, dan layar Home berisi Panels serta Action Buttons membuatnya terasa lebih seperti sistem operasi daripada chatbot biasa. Fakta bahwa semua fiturnya bisa dipakai gratis juga membuat Hark Pro mudah dicoba tanpa harus langsung berlangganan.
Meski begitu, Hark Pro masih punya pekerjaan rumah yang besar, mulai dari kecepatan tugas sederhana, pertanyaan soal privasi, sampai ketersediaan di luar Amerika Serikat. Untuk pembaca di Indonesia, langkah paling masuk akal saat ini adalah memantau kabar resminya sambil membandingkan dengan Meta Muse, ChatGPT Dots, dan Gemini di Chrome, lalu mencoba paket gratisnya begitu aplikasinya resmi muncul di toko aplikasi lokal.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar