Kecerdasan Buatan
Copilot Kini Punya Fitur Projects, Chat dan File Kerja Bisa Dikumpulkan di Satu Tempat
Microsoft 365 Copilot kini punya fitur Projects untuk mengumpulkan chat, tugas Cowork, file, dan instruksi dalam satu tempat. Ini cara kerjanya, jadwal rollout,
Microsoft resmi menambahkan fitur Projects ke aplikasi Microsoft 365 Copilot. Lewat fitur ini, chat, tugas Cowork, file, instruksi, dan hasil kerja yang saling berhubungan bisa dikumpulkan dalam satu tempat. Pengumuman ini muncul di Message Center Microsoft 365 dengan kode MC1519856 dan mulai diedarkan pada 20 Oktober 2026.
Masalah yang mau diselesaikan sebenarnya sederhana. Selama ini, setiap kali membuka chat baru di Copilot, pengguna sering harus menjelaskan ulang konteks pekerjaannya: proyek apa, file mana yang jadi acuan, gaya laporan seperti apa. Dengan Projects, konteks itu cukup dimasukkan sekali, lalu setiap chat dan tugas di dalam proyek akan otomatis memakainya.
Artikel ini akan menjelaskan bagaimana fitur Projects bekerja, kapan fitur ini bisa dipakai, siapa saja yang kebagian, perbedaannya dengan chat biasa di Copilot, plus catatan praktis buat kantor dan tim di Indonesia yang sudah memakai Microsoft 365.
Fitur Projects di Copilot itu seperti apa
Secara sederhana, Projects adalah ruang kerja bersama di dalam aplikasi Copilot. Satu proyek bisa berisi beberapa hal sekaligus:
- Chat yang membahas topik yang sama.
- Tugas Cowork, yaitu pekerjaan panjang yang didelegasikan ke Copilot untuk dikerjakan sampai selesai.
- File pendukung, misalnya dokumen Word, spreadsheet Excel, atau slide PowerPoint.
- Instruksi khusus, seperti gaya penulisan atau format laporan yang diinginkan.
- Hasil kerja yang dibuat Copilot di dalam proyek tersebut.
Menurut Microsoft, jawaban Copilot di dalam sebuah proyek akan mengutamakan konteks proyek itu lebih dulu, baru kemudian melihat konteks kerja Microsoft 365 pengguna yang lebih luas. Artinya, kalau proyek berisi file anggaran kuartal ini, Copilot akan berpegang ke file itu dulu sebelum mencari ke email atau dokumen lain.
Catatan: Projects bukan tempat penyimpanan baru. Microsoft menegaskan bahwa fitur ini tidak menyimpan konten sendiri. File tetap berada di OneDrive dengan izin akses, label sensitivitas, dan aturan retensi yang sama seperti sebelumnya.
Pengguna akan menemukan menu Projects di panel navigasi kiri aplikasi Copilot. Dari situ, pengguna bisa membuat proyek baru, menambahkan file dan konteks, lalu memulai tugas di dalamnya. Tugas atau chat lama juga bisa dipindahkan ke dalam sebuah proyek, jadi tidak harus mulai dari nol.
Jadwal rollout dan siapa yang kebagian
Rollout fitur ini dibagi menjadi dua tahap. Ini rinciannya berdasarkan pengumuman resmi Microsoft:
| Tahap | Cakupan | Waktu |
|---|---|---|
| Tahap 1 | Projects di tab Cowork saja | Sudah tersedia sejak 20 Oktober 2026, seluruh dunia |
| Tahap 2 | Projects di Chat dan Cowork (tampilan Home baru, program Frontier) | Mulai akhir Oktober 2026, target selesai pertengahan November 2026 |
Tahap pertama sudah berjalan di Windows, Mac, dan versi web, untuk bahasa yang masuk kategori tier 1 versi Microsoft. Versi mobile disebut akan menyusul, tapi belum ada tanggal pastinya.
Pengguna yang terdampak adalah:
- Pengguna Microsoft 365 Copilot (Premium) yang sudah memakai Cowork.
- Pengguna program Frontier, yaitu program akses awal Microsoft, setelah tampilan Home baru sampai ke akun mereka.
Untuk admin IT, kabar baiknya: tidak ada tindakan yang diperlukan untuk mengaktifkan Projects. Fitur ini akan muncul dengan sendirinya sesuai jadwal rollout.

Bagian dari Copilot versi baru: Home, Cowork, dan Code
Projects tidak muncul sendirian. Fitur ini adalah lanjutan dari perombakan besar aplikasi Copilot yang diumumkan Microsoft pada 25 September 2026. Saat itu, Microsoft memperkenalkan tiga kemampuan baru: Home, Code, dan Autopilot.
Supaya tidak bingung, berikut penjelasan singkat masing-masing:
- Home adalah halaman awal baru di Copilot. Di sini, Chat dan Cowork digabung dalam satu layar, jadi pengguna bisa berpindah mode langsung dari kotak prompt.
- Chat dipakai untuk pertanyaan cepat, mencari informasi, dan membuat draf singkat.
- Cowork dipakai untuk pekerjaan yang didelegasikan, misalnya menyusun jawaban RFP, paket peluncuran produk, atau ringkasan untuk klien. Copilot mengerjakannya dari awal sampai selesai.
- Code memungkinkan pengguna membuat tracker, dashboard, atau aplikasi sederhana dengan bahasa sehari-hari.
- Autopilot adalah agen yang terus bekerja meskipun pengguna sedang tidak membuka Copilot. Fitur ini masih dalam tahap private preview.
Dengan banyaknya mode kerja seperti ini, Projects berfungsi sebagai pengikat. Semua chat dan tugas Cowork yang berkaitan dengan satu pekerjaan bisa dikumpulkan dalam satu wadah, lengkap dengan file dan instruksinya.
Microsoft juga menyebut bahwa ke depannya pengguna tidak perlu lagi memilih mode secara manual. Copilot akan mengarahkan permintaan ke Chat, Cowork, atau Code sesuai jenis pekerjaannya.
Perbedaannya dengan chat biasa di Copilot
Banyak yang mungkin bertanya, apa bedanya Projects dengan sekadar membuka chat lama? Perbedaannya cukup terasa kalau dipakai untuk pekerjaan yang berjalan berminggu-minggu.
Chat biasa:
- Konteks hanya berlaku di satu percakapan.
- File harus diunggah atau dirujuk ulang di chat baru.
- Instruksi gaya atau format perlu ditulis berulang kali.
Projects:
- Konteks dimasukkan sekali dan berlaku untuk semua chat serta tugas di dalam proyek.
- File pendukung sudah tertaut ke proyek, jadi Copilot langsung tahu acuannya.
- Hasil kerja seperti dokumen Word, Excel, dan PowerPoint yang dibuat Copilot otomatis tersimpan di OneDrive pengguna.
Konsep seperti ini sebenarnya sudah dikenal di asisten AI lain, misalnya fitur Projects di ChatGPT dan Claude. Bedanya, versi Microsoft langsung tersambung ke data kerja Microsoft 365, mulai dari OneDrive sampai aturan keamanan perusahaan yang sudah berlaku.
Tips: Untuk pekerjaan rutin seperti laporan bulanan, buat satu proyek khusus dan masukkan template serta contoh laporan sebelumnya. Dengan begitu, setiap bulan Copilot bisa langsung bekerja dengan format yang sama tanpa perlu dijelaskan ulang.
Soal keamanan data dan izin akses
Buat perusahaan, pertanyaan pertama soal fitur AI biasanya bukan "seberapa pintar", tapi "datanya aman atau tidak". Di bagian ini, Microsoft memberi beberapa jaminan yang cukup jelas.
Baca juga OpenAI Bikin Aturan Baru, Router dan Gateway AI Wajib Minta Izin Mulai 20 November
Berikut poin-poin pentingnya:
- Projects tidak menyimpan konten sendiri. Semua file tetap berada di OneDrive.
- Izin akses tetap sama. Kalau seseorang tidak punya akses ke sebuah file di OneDrive, menambahkannya ke proyek tidak otomatis membuka akses itu.
- Label sensitivitas tetap berlaku. Dokumen yang ditandai rahasia tetap diperlakukan sesuai labelnya.
- Aturan retensi tidak berubah. Kebijakan penyimpanan dan penghapusan data yang sudah diatur admin tetap berjalan.
Pendekatan ini masuk akal untuk lingkungan kantor. Admin tidak perlu membuat aturan baru khusus untuk Projects, karena semuanya mengikuti sistem OneDrive dan Microsoft 365 yang sudah ada.
Sebagai catatan tambahan, Microsoft juga baru saja mengganti nama panel pengaturan Cowork di Copilot Settings menjadi Browser use in Microsoft Copilot pada pertengahan Oktober 2026. Panel ini mengatur apakah aplikasi Copilot boleh memakai browser Microsoft Edge untuk menjalankan tugas atas nama pengguna. Fungsinya tidak berubah, hanya namanya yang dibuat lebih mudah ditemukan.

Biaya dan model AI yang bisa dipakai
Projects sendiri tidak disebut sebagai fitur berbayar terpisah. Namun, ada beberapa hal soal biaya yang perlu dipahami, karena Cowork dan sebagian fitur baru Copilot memakai sistem usage-based billing atau tagihan berdasarkan pemakaian.
Ringkasnya seperti ini:
- Chat di aplikasi Copilot sudah termasuk dalam lisensi Microsoft 365 Copilot.
- Cowork memakai tagihan berdasarkan pemakaian lewat Copilot Credits.
- Code juga memakai sistem tagihan berdasarkan pemakaian dan butuh kebijakan pengeluaran dari admin.
Selain itu, Microsoft mengumumkan lewat MC1519122 bahwa model berbayar per pemakaian seperti GPT-6 Astra dan Claude Fable 5.1 akan tersedia di Copilot Chat serta Copilot di Word, Excel, dan PowerPoint. Rollout-nya dijadwalkan mulai awal November 2026 dan selesai sekitar pertengahan November 2026. Model ini hanya bisa dipakai kalau admin sudah mengaktifkan tagihan berbasis pemakaian dan membagikan kredit ke pengguna.
Peringatan: Kalau tim sering menjalankan tugas Cowork di dalam Projects, pemakaian kredit bisa naik cukup cepat. Sebaiknya admin memantau penggunaan lewat fitur manajemen biaya di Microsoft 365 admin center sebelum membuka akses ke seluruh karyawan.
Catatan buat kantor dan tim di Indonesia
Banyak perusahaan di Indonesia, dari startup sampai BUMN, sudah memakai Microsoft 365 untuk email dan dokumen kantor. Jadi fitur seperti Projects sebenarnya cukup dekat dengan kebutuhan sehari-hari, terutama untuk tim yang sering mengerjakan laporan, proposal, atau presentasi bersama.
Ada beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan:
- Butuh lisensi Microsoft 365 Copilot. Akun Microsoft 365 Business atau Office biasa tanpa add-on Copilot belum tentu kebagian fitur ini. Cek dulu ke admin IT kantor.
- Cowork harus sudah aktif. Tahap pertama Projects hanya muncul di tab Cowork, jadi tanpa akses Cowork, menu Projects belum akan terlihat.
- Bahasa antarmuka. Microsoft menyebut rollout untuk bahasa tier 1. Belum ada kepastian apakah Bahasa Indonesia termasuk di tahap awal, jadi kemungkinan besar tampilan masih berbahasa Inggris. Meski begitu, prompt dalam Bahasa Indonesia umumnya tetap bisa dipahami Copilot.
- Biaya dalam dolar. Kredit pemakaian Copilot ditagih mengikuti skema Microsoft, sehingga anggarannya ikut dipengaruhi kurs rupiah. Tim keuangan sebaiknya diajak bicara sejak awal.
- Kepatuhan data. Karena file tetap di OneDrive dengan aturan yang sama, perusahaan yang sudah punya kebijakan data internal tidak perlu membuat aturan baru dari nol.
Untuk tim kecil atau UMKM yang belum memakai Microsoft 365 Copilot, fitur ini mungkin belum terlalu relevan sekarang. Tapi buat perusahaan yang sudah berlangganan, Projects bisa jadi cara paling gampang untuk merapikan pekerjaan AI yang selama ini tercecer di banyak chat.

Cara mulai memakai Projects
Kalau fitur ini sudah muncul di akun, langkah awalnya cukup sederhana. Berdasarkan penjelasan Microsoft, alurnya kira-kira seperti ini:
- Buka aplikasi Microsoft 365 Copilot di Windows, Mac, atau versi web.
- Cari menu Projects di panel navigasi sebelah kiri.
- Buat proyek baru dan beri nama yang jelas, misalnya "Laporan Penjualan Q4" atau "Proposal Klien A".
- Tambahkan file dan konteks, seperti dokumen acuan, data pendukung, dan instruksi format.
- Mulai tugas Cowork di dalam proyek. Setelah tahap kedua rollout, chat biasa juga bisa dimulai dari dalam proyek.
- Pindahkan tugas lama yang masih relevan ke dalam proyek supaya semuanya terkumpul.
Beberapa kebiasaan yang membantu supaya Projects benar-benar berguna:
- Pakai satu proyek untuk satu pekerjaan besar, jangan dicampur.
- Tulis instruksi yang spesifik, misalnya "laporan maksimal dua halaman, pakai poin-poin, angka dalam rupiah".
- Rapikan file di OneDrive lebih dulu, karena Copilot akan mengandalkan file tersebut sebagai acuan utama.
Checklist
- Pastikan akun kantor sudah punya lisensi Microsoft 365 Copilot
- Cek apakah tab Cowork sudah muncul di aplikasi Copilot
- Rapikan folder OneDrive yang akan dipakai sebagai acuan proyek
- Siapkan instruksi format standar untuk laporan atau dokumen tim
- Minta admin memantau pemakaian Copilot Credits sebelum dipakai luas
Poin penting
- Projects mengumpulkan chat, tugas Cowork, file, instruksi, dan hasil kerja dalam satu tempat.
- Tahap pertama di tab Cowork sudah tersedia sejak 20 Oktober 2026 di Windows, Mac, dan web.
- Tahap kedua di Chat dan Cowork untuk pengguna Frontier dimulai akhir Oktober hingga pertengahan November 2026.
- File tetap di OneDrive dengan izin, label sensitivitas, dan retensi yang sama.
- Admin tidak perlu mengaktifkan apa pun, tapi biaya Cowork tetap perlu dipantau.
Referensi
- Microsoft 365 Message Center (2026). MC1519856: Projects in Copilot
- MWPro (2026). Microsoft 365 Copilot Adds Projects for Organizing Chats and Cowork Tasks
- The Official Microsoft Blog (2026). Introducing the new Copilot with Home, Code and Autopilot
- Microsoft 365 Message Center (2026). MC1519122: Microsoft Copilot UBB models in Chat and Word, Excel, and PowerPoint
- PupuWeb (2026). Microsoft Copilot UBB models via the model selector
- M365 Admin (2026). Cowork browser use setting renamed to Browser use in Microsoft Copilot
- Microsoft 365 (2026). AI at Work Roadmap
- LinkedIn, Bence Orban (2026). Ringkasan pengalaman Copilot baru Wave 4
Pertanyaan Umum
Apa fungsi fitur Projects di Microsoft Copilot?
Kapan fitur Projects bisa dipakai?
Apakah Projects bisa dipakai di HP?
Apakah file di dalam Projects aman?
Apakah fitur Projects berbayar?
Apakah admin IT perlu mengaktifkan Projects secara manual?
Kesimpulan
Fitur Projects membuat Microsoft 365 Copilot terasa lebih seperti ruang kerja, bukan sekadar kotak chat. Chat, tugas Cowork, file, dan instruksi kini bisa dikumpulkan dalam satu tempat, sehingga pengguna tidak perlu lagi menjelaskan konteks yang sama berulang kali.
Tahap pertamanya sudah tersedia di tab Cowork sejak 20 Oktober 2026, sementara versi lengkap untuk Chat dan Cowork akan sampai ke pengguna Frontier hingga pertengahan November 2026. Buat kantor di Indonesia yang sudah berlangganan Microsoft 365 Copilot, ini saat yang pas untuk merapikan file di OneDrive dan menyiapkan aturan pemakaian kredit sebelum fitur ini dipakai seluruh tim.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar