Teknologi

Fitur Baru WhatsApp 2026: Teks di Chat Kini Bisa Langsung Diketuk

M
Mughu
10 menit baca
Fitur Baru WhatsApp 2026: Teks di Chat Kini Bisa Langsung Diketuk

Fitur baru WhatsApp 2026 bernama Smart Text Actions membuat nomor telepon, tanggal, alamat, dan email di chat bisa langsung diketuk untuk menelepon, simpan kont

Fitur baru WhatsApp 2026 yang mulai muncul di HP pengguna minggu ini bernama Smart Text Actions atau message text actions. Nomor telepon, tanggal dan jam, alamat, serta alamat email di dalam chat kini diberi garis bawah titik-titik. Kalau teks itu diketuk, WhatsApp langsung menawarkan pintasan seperti menelepon, menyimpan kontak, membuka peta, atau memasukkan jadwal ke kalender.

Fitur ini pertama kali dilaporkan WABetaInfo pada 2 November 2026 dan sudah dicoba sebagian tim The Verge di iPhone maupun Android. Peluncurannya masih bertahap, jadi belum semua akun kebagian. WhatsApp sendiri belum membuat pengumuman resmi, tapi fiturnya sudah aktif di versi terbaru untuk pengguna terpilih.

Artikel ini akan menjelaskan apa saja yang bisa dilakukan dengan fitur ini, cara mengecek apakah sudah muncul di HP, bagaimana WhatsApp menjaga privasi pesan, dan apa artinya buat pengguna di Indonesia yang tiap hari bertukar nomor, alamat, dan jadwal lewat chat.

Smart Text Actions WhatsApp itu fitur apa

Smart Text Actions adalah pintasan otomatis yang ditambahkan WhatsApp ke pesan ketika aplikasi mengenali format teks tertentu. Selama ini, kalau ada teman mengirim nomor kurir atau alamat rumah, biasanya teks itu harus disalin dulu, lalu ditempel di aplikasi telepon atau Google Maps. Sekarang langkah itu dipangkas jadi satu ketukan.

Ada empat jenis teks yang dikenali:

  1. Nomor telepon, misalnya nomor kurir, nomor toko, atau nomor teman baru di grup.
  2. Tanggal dan waktu, misalnya jadwal rapat, arisan, atau janji ketemu.
  3. Alamat, misalnya lokasi kos, kantor, atau tempat acara.
  4. Alamat email, misalnya email HRD saat melamar kerja.

Fitur ini berlaku untuk pesan masuk dan pesan yang dikirim sendiri, baik di chat pribadi maupun grup. Kalau tidak mau memakai pintasannya, garis bawah itu bisa diabaikan dan chat jalan seperti biasa.

Catatan: Menurut WABetaInfo, sebagian aksi ini sebenarnya sudah ada sebelumnya, misalnya nomor telepon yang bisa diketuk. Bedanya, kini semua dikumpulkan dalam satu menu yang lebih rapi dan konsisten.

Pintasan apa saja yang muncul di tiap jenis teks

Menu yang muncul tidak selalu sama, karena WhatsApp menyesuaikan pilihannya dengan jenis teks yang terdeteksi. Di bagian atas menu, WhatsApp menampilkan ulang teks yang dikenali, sehingga pengguna bisa memastikan aplikasinya membaca dengan benar sebelum memilih aksi.

Berikut rincian pintasan berdasarkan laporan WABetaInfo:

Jenis teks Pintasan yang tersedia
Nomor telepon Salin, tambah ke kontak, telepon lewat operator. Untuk nomor bisnis, ada info bisnisnya
Tanggal dan waktu Tambah ke kalender HP, salin, atau buat acara (event) langsung di WhatsApp
Alamat Salin atau buka di aplikasi peta
Alamat email Buka di aplikasi email atau salin

Yang paling terasa manfaatnya adalah pintasan tanggal. Selama ini, membuat event di grup WhatsApp harus lewat menu lampiran. Dengan fitur baru ini, jadwal yang diketik di chat, misalnya "rapat jam 14.00 besok", bisa langsung dijadikan acara tanpa mengetik ulang.

Untuk nomor bisnis, WhatsApp juga menampilkan informasi akun bisnisnya. Ini berguna untuk memastikan nomor toko online atau layanan pelanggan memang akun bisnis, bukan nomor pribadi biasa.

Cara cek apakah fitur ini sudah muncul di HP

Karena peluncurannya bertahap, ada pengguna yang sudah melihatnya dan ada yang belum. Cara mengeceknya cukup gampang:

  1. Update WhatsApp ke versi terbaru lewat Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
  2. Buka chat yang berisi nomor, alamat, tanggal, atau email. Bisa juga kirim pesan ke diri sendiri lewat fitur "Chat dengan diri sendiri", misalnya berisi nomor telepon dan sebuah alamat email.
  3. Perhatikan apakah teks itu bergaris bawah titik-titik. Kalau iya, fitur sudah aktif.
  4. Ketuk teks yang bergaris bawah, lalu pilih aksi yang diinginkan dari menu pop-up.
  5. Menurut The Verge, menekan lama (long-press) pesan yang berisi teks tersebut juga bisa memunculkan saran aksi.

Tips: Kalau sudah update tapi garis bawahnya belum muncul, tunggu saja. WhatsApp menggulirkan fitur seperti ini akun per akun, dan menurut laporan media teknologi, lebih banyak pengguna akan kebagian dalam beberapa minggu ke depan. Tidak perlu pasang APK dari luar Play Store hanya untuk mengejar fitur ini.

Cara ini berlaku untuk WhatsApp biasa dan, selama versi aplikasinya terbaru, besar kemungkinan juga untuk WhatsApp Business. Laporan yang ada baru menyebut WhatsApp untuk Android dan iOS, belum menyebut WhatsApp Web atau aplikasi desktop.

Cara WhatsApp menjaga privasi pesan

Pertanyaan yang wajar muncul adalah apakah WhatsApp jadi "membaca" isi chat. Jawabannya, menurut WABetaInfo, pendeteksian dilakukan langsung di HP, tanpa mengirim apa pun ke server.

Beberapa poin pentingnya:

  • WhatsApp memakai regular expression (pencocokan pola teks), bukan AI di cloud. Aplikasi hanya mencari bentuk yang khas, seperti deretan angka nomor telepon atau pola nama@domain untuk email.
  • Isi pesan dan saran aksinya tidak dikirim ke server WhatsApp.
  • Karena semua terjadi di perangkat, enkripsi end-to-end tidak berubah.
  • Saat memilih aksi, WhatsApp bisa menanyakan apakah saran itu berguna atau tidak. Jawaban yang dikirim hanya berupa tanda (flag), bukan isi pesannya.

Kalau memilih "tidak berguna", pengguna bisa menambahkan alasan, misalnya teks yang terdeteksi salah atau aksinya tidak dibutuhkan. Data ini dipakai WhatsApp untuk memperbaiki akurasi pendeteksian.

Pendekatan ini cukup menarik di tengah banyaknya fitur chat yang kini mengandalkan AI di server. Pencocokan pola memang kurang fleksibel dibanding model bahasa, tapi lebih mudah diperiksa dan pesan tetap tinggal di HP.

Yang relevan buat pengguna WhatsApp di Indonesia

WhatsApp adalah aplikasi chat utama di Indonesia, dipakai untuk urusan keluarga, kantor, sekolah, sampai jualan online. Karena itu, fitur kecil seperti ini terasa di banyak situasi sehari-hari:

  1. Belanja dan kurir. Nomor kurir atau nomor penjual yang dikirim di chat bisa langsung ditelepon atau disimpan tanpa salin-tempel.
  2. Grup keluarga dan arisan. Jadwal kumpul atau arisan yang diketik di grup bisa langsung dimasukkan ke kalender agar tidak lupa.
  3. Alamat kirim dan share lokasi teks. Alamat yang diketik manual, misalnya alamat kos atau rumah saudara, bisa langsung dibuka di aplikasi peta.
  4. Urusan kerja dan lamaran. Email HRD atau rekan kantor bisa langsung dibuka di Gmail atau aplikasi email bawaan.
  5. UMKM yang jualan lewat WhatsApp. Pembeli bisa lebih mudah menyimpan nomor toko, dan info akun bisnis membantu meyakinkan bahwa nomor itu benar milik toko.

Satu hal yang belum jelas adalah seberapa baik WhatsApp mengenali format khas Indonesia. Misalnya, nomor yang ditulis dengan awalan 08 tanpa +62, alamat dengan singkatan seperti "Jl." atau "Gg.", atau tanggal yang ditulis "Selasa, 3 Nov". Laporan yang ada belum menyebut detail bahasa dan format lokal, jadi cara paling aman adalah mencoba sendiri begitu fiturnya muncul.

Catatan keamanan: jangan asal ketuk

Fitur yang memudahkan menelepon dan membuka alamat juga berarti pengguna perlu tetap waspada. Penipuan lewat WhatsApp masih sering terjadi di Indonesia, mulai dari nomor palsu yang mengaku kurir sampai pesan yang meminta transfer.

Beberapa kebiasaan aman yang tetap perlu dipegang:

  • Garis bawah bukan tanda nomor itu aman. WhatsApp hanya mengenali pola teks, bukan memeriksa apakah nomornya asli atau penipu.
  • Jangan langsung menelepon nomor dari orang yang tidak dikenal, apalagi yang mengaku bank, kurir, atau instansi pemerintah. Cek dulu nomor resmi di situs atau aplikasi lembaganya.
  • Untuk nomor bisnis, lihat info akunnya dari menu pintasan. Kalau mengaku toko resmi tapi tidak ada info bisnis, patut dicurigai.
  • Email dari chat juga perlu dicek ulang, karena alamat palsu sering hanya beda satu huruf dari alamat aslinya.
  • Jangan menyimpan kontak sembarangan dari grup besar yang anggotanya tidak dikenal.

Peringatan: Fitur ini tidak mengubah aturan dasar keamanan WhatsApp. Kode OTP, PIN, dan data rekening tetap tidak boleh dibagikan ke siapa pun lewat chat.

Fitur baru WhatsApp 2026 lain yang ikut digulirkan

Smart Text Actions datang di tengah rangkaian pembaruan WhatsApp sepanjang 2026. WABetaInfo menyebut WhatsApp juga sedang menyiapkan tampilan menu Pengaturan yang diperbarui di Android. Pola WhatsApp tetap sama: fitur diuji di versi beta, lalu digulirkan bertahap ke pengguna versi stabil.

Bagi yang ingin mengikuti fitur baru WhatsApp hari ini, ada beberapa cara mudah:

  1. Aktifkan update otomatis di Play Store atau App Store supaya WhatsApp selalu di versi terbaru.
  2. Pantau halaman resmi WhatsApp dan blog resminya untuk pengumuman fitur yang sudah final.
  3. Ikuti WABetaInfo jika ingin tahu fitur yang sedang diuji, dengan catatan fitur beta belum tentu dirilis untuk semua orang.
  4. Bersabar dengan rollout bertahap, karena fitur yang sudah muncul di HP teman belum tentu langsung muncul di HP sendiri.

Smart Text Actions termasuk fitur yang tidak mencolok, tapi kemungkinan besar akan paling sering dipakai karena menyentuh kebiasaan chat paling dasar: bertukar nomor, alamat, dan jadwal.

Checklist

  • Update WhatsApp ke versi terbaru di Play Store atau App Store
  • Kirim nomor, tanggal, alamat, atau email ke "Chat dengan diri sendiri" untuk mengetes
  • Cek apakah teks bergaris bawah titik-titik
  • Coba pintasan tambah ke kalender untuk jadwal berikutnya
  • Tetap verifikasi nomor tidak dikenal sebelum menelepon

Poin penting

  • Smart Text Actions mengenali nomor telepon, tanggal dan waktu, alamat, serta email di chat.
  • Teks yang dikenali diberi garis bawah titik-titik dan bisa diketuk untuk membuka pintasan.
  • Fitur ini mulai digulirkan bertahap pada awal November 2026 untuk WhatsApp Android dan iOS versi terbaru.
  • Pendeteksian dilakukan di HP dengan pencocokan pola, sehingga enkripsi end-to-end tidak berubah.
  • Garis bawah bukan jaminan nomor atau email itu aman, jadi tetap waspada penipuan.

Referensi

  1. WABetaInfo (2026). WhatsApp is rolling out message text actions on Android and iOS
  2. The Verge (2026). WhatsApp is rolling out smarter message actions
  3. Gadgets360 (2026). WhatsApp Introduces Smart Text Actions on Android and iOS: Report
  4. BetaNews (2026). Meta starts the rollout of text actions so you can do more with WhatsApp messages
  5. Gadgets Now (2026). WhatsApp is Rolling Out New Message Shortcuts on Android and iPhone: How They Work
  6. PhoneWorld (2026). WhatsApp Adds One-Tap Shortcuts to Phone Numbers, Dates, Addresses and Emails
  7. Apfeltalk (2026). WhatsApp führt Textaktionen für Nachrichten auf iOS und Android ein
  8. Qoo Media (2026). WhatsApp Smart Text Actions Permudah Akses Telepon, Kalender, Peta, dan Email dari Chat
  9. Nubinsmart (2026). WhatsApp Gulirkan Smart Text Actions yang Ubah Teks Chat Menjadi Pintasan Cepat

Pertanyaan Umum

Apa fitur baru WhatsApp 2026 yang membuat teks bisa diketuk?
Fitur itu bernama Smart Text Actions atau message text actions. WhatsApp mengenali nomor telepon, tanggal dan waktu, alamat, serta alamat email di chat, lalu memberi garis bawah titik-titik. Saat diketuk, muncul pintasan seperti menelepon, menyimpan kontak, membuka peta, atau menambah jadwal ke kalender.
Kenapa fitur ini belum muncul di WhatsApp saya?
Peluncurannya masih bertahap untuk pengguna terpilih di versi terbaru WhatsApp Android dan iOS. Pastikan aplikasi sudah diperbarui, lalu tunggu beberapa minggu karena WhatsApp mengaktifkannya akun per akun.
Apakah WhatsApp membaca isi chat untuk fitur ini?
Menurut WABetaInfo, pendeteksian dilakukan langsung di HP memakai pencocokan pola teks. Isi pesan dan saran aksinya tidak dikirim ke server, sehingga enkripsi end-to-end tetap sama.
Apakah bisa dipakai di chat grup?
Bisa. Fitur ini berlaku untuk pesan masuk maupun pesan yang dikirim sendiri, baik di chat pribadi maupun grup.
Apakah garis bawah berarti nomor itu aman?
Tidak. WhatsApp hanya mengenali bentuk teksnya, bukan memeriksa apakah nomor atau email itu asli. Nomor dari orang tidak dikenal tetap perlu dicek dulu sebelum ditelepon.

Kesimpulan

Fitur baru WhatsApp 2026 bernama Smart Text Actions membuat nomor telepon, tanggal, alamat, dan email di chat bisa langsung diketuk untuk diproses. Fitur ini sederhana, tapi sangat cocok dengan cara orang Indonesia memakai WhatsApp untuk urusan kurir, arisan, kerja, dan jualan online.

Peluncurannya masih bertahap, jadi cukup update aplikasi dan tunggu sampai garis bawah titik-titik muncul di chat. Selama memakainya, tetap ingat bahwa pintasan ini hanya mempermudah, bukan memeriksa keaslian nomor atau email yang dikirim orang lain.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar