Kecerdasan Buatan

Hermes Agent App Hadir di Android dan iPhone, Ini Cara Ikut Beta

M
Mughu
10 menit baca
Hermes Agent App Hadir di Android dan iPhone, Ini Cara Ikut Beta

Nous Research merilis beta resmi Hermes Agent App untuk Android dan iPhone pada 30 Oktober 2026. Ini fitur utamanya, syaratnya, cara daftar lewat TestFlight dan

Hermes Agent App resmi masuk tahap beta terbuka untuk Android dan iPhone. Nous Research memperkenalkan aplikasi ini di acara NousCon 2026 di New York pada 30 Oktober 2026. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa mengobrol dengan agen Hermes miliknya, menyetujui perintah yang mau dijalankan agen, dan mengatur bot serta rutinitas otomatis langsung dari HP.

Satu hal penting perlu dipahami sejak awal: aplikasi ini bukan AI yang berjalan sendiri di dalam ponsel. Hermes Agent App adalah "remote" untuk agen Hermes yang sudah berjalan di komputer, server, atau layanan cloud milik pengguna. Jadi, tanpa Hermes Agent yang aktif di tempat lain, aplikasinya tidak banyak berguna.

Artikel ini akan menjelaskan apa saja yang bisa dilakukan Hermes Agent App, syarat sebelum memasangnya, cara ikut beta di Android dan iPhone, biaya yang perlu disiapkan, serta catatan praktis buat pengguna di Indonesia.

Kenapa Hermes Agent App ramai dibicarakan

Hermes Agent sendiri adalah agen AI open source buatan Nous Research dengan lisensi MIT. Agen ini bisa dipasang di macOS, Windows, dan Linux, lalu dihubungkan ke berbagai model AI. Selama ini cara paling umum memakainya adalah lewat aplikasi desktop, terminal, atau aplikasi chat seperti Telegram dan Discord.

Kehadiran aplikasi mobile resmi mengubah kebiasaan itu. Beberapa alasan kenapa rilis ini cepat ramai di X:

  1. Agen bisa dipantau dari mana saja. Pengguna tidak perlu membuka laptop hanya untuk melihat tugas yang sedang dikerjakan agen.
  2. Persetujuan perintah jadi lebih cepat. Saat agen meminta izin menjalankan perintah, pengguna bisa langsung menyetujui atau menolaknya dari HP.
  3. Rilisnya resmi dari Nous Research. Sebelumnya, pengguna Android hanya punya jalur Termux yang masih prerelease, sedangkan pengguna iPhone bergantung pada aplikasi pihak ketiga.
  4. Respons penguji awal positif. Menurut ringkasan unggahan di X, peserta NousCon yang mencoba langsung memuji tampilannya yang rapi, dan kuota beta disebut cepat terisi.

Catatan: Kesan dari X itu masih berasal dari penguji awal. Nous Research belum mengumumkan tanggal rilis umum di App Store maupun Google Play.

Fitur utama Hermes Agent App

Berdasarkan deskripsi resmi di halaman TestFlight, aplikasi ini disebut sebagai "agen Hermes di iPhone" yang terhubung ke gateway milik pengguna. Fitur intinya bisa dirangkum seperti ini:

  • Chat dengan streaming. Jawaban agen muncul bertahap secara langsung, mirip ChatGPT atau Gemini.
  • Persetujuan tool. Setiap kali agen ingin menjalankan alat atau perintah yang butuh izin, pengguna bisa menyetujuinya dari HP.
  • Kelola bot dan rutinitas. Jadwal otomatis seperti laporan harian, backup, atau ringkasan bisa diatur dari ponsel.
  • Terhubung ke gateway sendiri. Data tetap mengalir ke agen milik pengguna, bukan ke server baru yang terpisah.

Ringkasan unggahan penguji di X juga menyebut obrolan suara, eksekusi tool secara langsung, pelacakan pemakaian, dan integrasi seperti Shopify serta Slack. Bagian ini belum dirinci di dokumentasi resmi aplikasi mobile, jadi sebaiknya dianggap sebagai laporan awal yang masih bisa berubah selama beta.

Kemampuan agen di balik aplikasi ini tetap sama dengan Hermes Agent versi desktop. Di situs resminya, Nous Research menyebut enam kemampuan utama:

  1. Connect: satu agen bisa hidup di Telegram, Discord, Slack, WhatsApp, Signal, email, dan CLI dengan satu memori.
  2. Remember: agen mengingat proyek, membuat skill otomatis, dan menyimpan cara menyelesaikan masalah.
  3. Schedule: penjadwalan dengan bahasa biasa untuk laporan, backup, dan ringkasan.
  4. Delegate: subagen terpisah dengan percakapan dan terminal masing-masing.
  5. Search: pencarian web, otomatisasi browser, vision, pembuatan gambar, dan text-to-speech.
  6. Experiment: sandbox dengan lima backend, yaitu lokal, Docker, SSH, Singularity, dan Modal.

Syarat sebelum memasang aplikasinya

Karena aplikasinya hanya berfungsi sebagai pengendali, ada beberapa hal yang perlu disiapkan lebih dulu. Tanpa ini, proses daftar beta akan terasa sia-sia.

  1. Hermes Agent sudah terpasang dan berjalan. Bisa di laptop, PC, server VPS, atau versi cloud lewat Nous Portal.
  2. Gateway Hermes aktif. Aplikasi terhubung ke gateway milik pengguna, sehingga agen harus menyala saat dipakai dari HP.
  3. Model AI sudah tersambung. Hermes bisa memakai provider sendiri atau kredit dari Nous Portal.
  4. Perangkat yang cocok. Untuk iPhone dan iPad, TestFlight mensyaratkan iOS 16 atau iPadOS 16 ke atas. Untuk Android, syarat perangkat belum diumumkan secara rinci.

Untuk yang belum memasang Hermes Agent, situs resminya menyediakan aplikasi desktop untuk macOS 12 ke atas dan Windows 10/11. Pengguna Linux bisa memakai perintah instalasi lewat terminal berikut:

BASH
curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bash

Tips: Kalau agen dijalankan di laptop, rutinitas tidak akan berjalan saat laptop dimatikan. Untuk agen yang selalu aktif, pertimbangkan VPS atau opsi cloud.

Cara ikut beta Hermes Agent App di Android dan iPhone

Jalur resminya dimulai dari satu halaman yang sama, yaitu halaman Hermes Mobile Beta di situs Nous Research. Di sana pengguna memilih platform lalu "memesan tempat" di beta. Halaman itu tidak menjanjikan unduhan langsung untuk semua orang, jadi kemungkinan ada antrean.

Untuk pengguna iPhone dan iPad:

  1. Pasang aplikasi TestFlight dari App Store.
  2. Buka halaman Hermes Mobile Beta di hermes-agent.nousresearch.com/mobile, lalu pilih iOS.
  3. Ikuti undangan TestFlight bernama "Hermes Agent - Mobile Beta".
  4. Ketuk Accept, lalu Install jika kuota masih tersedia.
  5. Buka aplikasinya dan hubungkan ke gateway Hermes milik sendiri.

Untuk pengguna Android:

  1. Buka halaman Hermes Mobile Beta yang sama, lalu pilih Android.
  2. Tautan akan membuka Firebase App Distribution, layanan distribusi aplikasi uji coba milik Google.
  3. Masuk dengan akun Google, lalu ikuti petunjuk pendaftaran.
  4. Setelah diterima, pasang aplikasinya dan sambungkan ke gateway Hermes.

Ada dua hal yang sering bikin bingung. Pertama, build TestFlight hanya berlaku maksimal 90 hari sejak diunggah developer, jadi aplikasi perlu diperbarui saat build baru keluar. Kedua, jalur Firebase ini berbeda dengan jalur Termux yang sudah lebih dulu ada untuk Android. Jalur Termux adalah paket prerelease untuk aarch64 dengan batasan proses latar belakang tersendiri.

Peringatan: Di TestFlight juga ada aplikasi lain bernama "Hermes" yang mengarah ke situs hermesapp.dev. Aplikasi itu tidak ditautkan dari halaman beta resmi Nous Research. Kalau ingin versi resmi, mulailah selalu dari halaman hermes-agent.nousresearch.com/mobile.

Biaya pakai Hermes Agent dan aplikasinya

Hermes Agent gratis dan open source. Aplikasi mobile versi beta juga bisa diikuti tanpa biaya. Yang berbayar adalah model AI dan layanan hosting opsional. Pengguna bisa memakai API key provider sendiri, atau berlangganan Nous Portal yang memberi kredit bulanan dan akses ke lebih dari 200 model.

Berikut paket Nous Portal yang tercantum di situs resmi, dengan kurs kira-kira Rp18.132 per dolar AS:

Paket Harga per bulan Kira-kira dalam rupiah Kredit bulanan
Free US$0 Rp0 Hanya model gratis
Plus US$20 sekitar Rp362.600 US$22
Super US$100 sekitar Rp1,81 juta US$110
Ultra US$200 sekitar Rp3,63 juta US$220

Semua paket berbayar mendapat bonus kredit 10 persen dan batas rollover, yaitu US$10 untuk Plus, US$50 untuk Super, dan US$100 untuk Ultra. Paket Free memakai batas penggunaan standar dan hanya mendukung model gratis.

Buat yang mau coba dari Indonesia

Hermes Agent App bisa menarik untuk developer, freelancer, dan pemilik usaha kecil di Indonesia yang ingin punya asisten AI pribadi. Meski begitu, ada beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan sebelum mencoba.

  • Bahasa antarmuka masih Inggris. Agen tetap bisa diajak bicara dalam Bahasa Indonesia, tergantung model AI yang dipakai.
  • Pembayaran pakai dolar. Paket Nous Portal ditagih dalam dolar AS, jadi siapkan kartu yang bisa transaksi internasional. Alternatifnya, pakai model gratis atau API key provider lain.
  • Koneksi gateway perlu stabil. Kalau agen berjalan di PC rumah, internet yang sering putus akan membuat aplikasi di HP ikut terputus.
  • VPS lokal bisa jadi opsi. Menjalankan Hermes di VPS dengan lokasi Jakarta atau Singapura bisa membuat respons terasa lebih cepat dan agen tetap aktif 24 jam.
  • Integrasi WhatsApp dan Telegram tetap jalan. Bagi yang belum dapat kuota beta, agen tetap bisa diajak bicara lewat WhatsApp atau Telegram yang memang populer di sini.

Contoh pemakaian yang masuk akal untuk pengguna Indonesia antara lain ringkasan berita pagi, pengingat tagihan, merangkum email kerja, memantau server, atau menyiapkan draf konten media sosial. Semua rutinitas itu bisa dipantau dan disetujui dari HP lewat aplikasi baru ini.

Hal yang perlu diwaspadai selama beta

Status beta berarti aplikasi masih dalam tahap uji coba. Ada beberapa risiko yang sebaiknya dipahami sebelum memberi agen akses yang luas.

  1. Fitur bisa berubah atau hilang. Nous Research belum merilis dokumentasi lengkap khusus aplikasi mobile.
  2. Jangan asal menyetujui perintah. Fitur persetujuan tool memudahkan, tetapi pengguna tetap perlu membaca perintah yang diminta agen sebelum mengetuk setuju.
  3. Batasi akses agen. Gunakan sandbox seperti Docker untuk tugas yang menyentuh file atau sistem penting.
  4. Cadangkan data Hermes. Situs resminya menyarankan backup folder data Hermes saat pindah komputer, karena percakapan, memori, dan skill disimpan di sana.
  5. Waspadai aplikasi tiruan. Pasang hanya dari tautan resmi, terutama untuk Android yang memakai jalur di luar Google Play.

Poin penting

  • Hermes Agent App resmi masuk beta untuk iOS dan Android sejak 30 Oktober 2026.
  • iPhone memakai TestFlight dengan syarat iOS 16 ke atas, sedangkan Android memakai Firebase App Distribution.
  • Aplikasi ini hanya pengendali, sehingga Hermes Agent harus berjalan di komputer, server, atau cloud milik pengguna.
  • Hermes Agent gratis dan open source, sedangkan paket Nous Portal mulai US$20 per bulan.
  • Belum ada tanggal rilis umum di App Store dan Google Play.

Referensi

  1. Nous Research (2026). Hermes Mobile Beta
  2. Nous Research (2026). Hermes AI Agent by Nous Research, Official Site
  3. Apple TestFlight (2026). Join the Hermes Agent - Mobile Beta
  4. Lapaas Voice (2026). Hermes Agent Mobile App Launches in Open Beta for iOS and Android
  5. ByteForward (2026). Hermes Mobile beta: iOS, Android and access limits
  6. X Trending (2026). Hermes Agent Mobile App Hits Open Beta on iOS and Android
  7. Apple (2026). Testing Apps with TestFlight
  8. Apple TestFlight (2026). Join the Hermes Agent App Beta

Pertanyaan Umum

Apakah Hermes Agent App sudah ada di Play Store dan App Store?
Belum. Saat ini Hermes Agent App masih beta. Versi iPhone dibagikan lewat TestFlight, sedangkan versi Android lewat Firebase App Distribution. Nous Research belum mengumumkan tanggal rilis umum.
Apakah Hermes Agent App bisa dipakai tanpa komputer?
Tidak sepenuhnya. Aplikasi ini terhubung ke gateway Hermes milik pengguna, jadi agen harus berjalan di komputer, VPS, atau layanan cloud. Opsi cloud tersedia lewat Nous Portal bagi yang tidak ingin menyalakan komputer terus-menerus.
Apakah Hermes Agent App gratis?
Aplikasi beta dan Hermes Agent sendiri gratis karena open source dengan lisensi MIT. Biaya muncul dari pemakaian model AI atau paket Nous Portal yang dimulai dari US$20 per bulan, atau sekitar Rp362.600.
Berapa versi iOS minimal untuk Hermes Agent App?
TestFlight mensyaratkan iPhone dengan iOS 16 atau iPad dengan iPadOS 16 ke atas. Syarat versi Android belum diumumkan secara rinci oleh Nous Research.
Apa bedanya dengan aplikasi Hermes dari hermesapp.dev?
Aplikasi dari hermesapp.dev adalah aplikasi lain yang juga terhubung ke Hermes Agent di Mac atau Linux. Aplikasi itu tidak ditautkan dari halaman beta resmi Nous Research. Versi resmi bernama "Hermes Agent - Mobile Beta" dan didaftarkan lewat hermes-agent.nousresearch.com/mobile.

Kesimpulan

Hermes Agent App membawa agen AI open source dari Nous Research ke Android dan iPhone dalam bentuk beta resmi. Aplikasinya fokus pada chat streaming, persetujuan perintah, serta pengelolaan bot dan rutinitas, dengan catatan agen tetap harus berjalan di komputer, server, atau cloud milik pengguna.

Bagi pengguna di Indonesia yang sudah memakai Hermes Agent, beta ini layak dicoba karena membuat agen jauh lebih mudah dipantau dari HP. Yang belum pernah memasangnya sebaiknya mulai dari versi desktop atau terminal lebih dulu, lalu daftar beta mobile hanya lewat halaman resmi agar terhindar dari aplikasi tiruan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar