Teknologi
POCO X8 vs POCO X8 Pro, Perbedaan dan Pilih Mana
Perbandingan POCO X8 vs POCO X8 Pro di Indonesia: harga resmi, chipset, baterai 8.340 mAh vs 6.500 mAh, layar, kamera, dan saran pilih sesuai kebutuhan.
POCO X8 mulai dijual resmi di Indonesia pada 3 November 2026 pukul 10.00 WIB dengan harga Rp5.699.000 untuk varian 8GB/256GB. Masalahnya, kakaknya, POCO X8 Pro, sudah lebih dulu beredar sejak April 2026 dengan harga resmi mulai Rp4.999.000. Jadi muncul pertanyaan yang wajar: kenapa versi "biasa" justru lebih mahal, dan mana yang sebenarnya lebih masuk akal dibeli?
Jawaban singkatnya, POCO X8 Pro unggul jauh di performa, kecepatan memori, dan pengisian daya. Sementara itu, POCO X8 menang di kapasitas baterai dan ukuran layar. Keduanya sama-sama punya sertifikasi tahan air dan debu yang lengkap, jadi pilihan akhirnya bergantung pada pola pemakaian sehari-hari. Artikel ini membedah perbedaannya satu per satu, lengkap dengan saran pilihan untuk beberapa tipe pengguna di Indonesia.
Harga POCO X8 dan POCO X8 Pro di Indonesia
Mari mulai dari hal yang paling sering ditanyakan, yaitu harga. POCO X8 hanya hadir dalam satu konfigurasi, yaitu RAM 8GB dan memori internal 256GB, dengan harga resmi Rp5.699.000. Pilihan warnanya Black, White, dan Orange. Penjualan dibuka lewat mi.com serta toko resmi di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.
POCO X8 Pro punya pilihan varian yang lebih banyak. Harga resmi saat peluncuran di Indonesia adalah sebagai berikut:
| Varian | POCO X8 | POCO X8 Pro |
|---|---|---|
| 8GB/256GB | Rp5.699.000 | Rp4.999.000 |
| 8GB/512GB | Tidak tersedia | Rp5.399.000 |
| 12GB/512GB | Tidak tersedia | Rp5.799.000 |
| Edisi khusus | Tidak ada | Iron Man Edition Rp5.999.000 |
Saat peluncuran, POCO X8 Pro juga sempat dijual dengan harga promo Rp4.399.000, Rp4.799.000, dan Rp5.399.000 untuk tiga varian di atas. Harga di toko bisa berubah mengikuti stok dan program promo, jadi sebaiknya cek ulang di toko resmi sebelum checkout.
Dari tabel ini terlihat sesuatu yang jarang terjadi: di atas kertas, POCO X8 Pro dengan memori yang sama justru Rp700 ribu lebih murah. Selisih ini bukan karena X8 Pro "dipotong", melainkan karena X8 menonjolkan baterai yang jauh lebih besar. Jadi pembeli sebenarnya sedang memilih antara tenaga dan daya tahan.
Performa: Dimensity 8500-Ultra vs Snapdragon 6s Gen 4

Di bagian dapur pacu, perbedaannya paling jelas. POCO X8 Pro memakai MediaTek Dimensity 8500-Ultra buatan TSMC 4nm dengan kecepatan CPU hingga 3,4 GHz dan GPU Mali-G720. Skor AnTuTu V11 yang diumumkan mencapai 2.283.558. Chipset ini sudah mendukung ray tracing berbasis hardware, sehingga cocok untuk gim berat dengan pengaturan grafis tinggi.
POCO X8 memakai Snapdragon 6s Gen 4 berfabrikasi 4nm dengan CPU delapan inti hingga 2,4 GHz. Chipset ini nyaman untuk media sosial, video streaming, aplikasi kerja, dan gim populer di pengaturan menengah. Namun, kelasnya memang berbeda jauh dengan Dimensity 8500-Ultra.
Perbedaan juga terasa di memori. POCO X8 Pro memakai RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, sedangkan POCO X8 masih memakai LPDDR4X dan UFS 3.1. Dalam pemakaian harian, artinya membuka aplikasi besar, menyalin file video, atau memasang gim berukuran puluhan gigabyte akan terasa lebih cepat di X8 Pro.
Untuk menjaga suhu, X8 Pro dibekali sistem pendingin 3D Dual-layer IceLoop seluas 5.300 mm². Ini penting bagi pemain Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Genshin Impact yang sering main lama. Bagi pengguna yang jarang main gim, keunggulan ini mungkin tidak terlalu terasa, tetapi tetap memberi ruang lebih lega untuk pemakaian dua sampai tiga tahun ke depan.
Tips: Kalau sebagian besar waktu layar habis untuk gim kompetitif, selisih performa ini jauh lebih penting daripada selisih kapasitas baterai.
Baterai dan Pengisian Daya: Siapa yang Lebih Awet?

Di sinilah POCO X8 membalas. Ponsel ini membawa baterai silikon-karbon 8.340 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya. Pengisian dayanya 67W HyperCharge, dan ia bisa mengisi perangkat lain lewat kabel dengan daya 22,5W. Xiaomi mengklaim kapasitas baterainya masih minimal 80% setelah 1.600 siklus pengisian, dan baterainya mengantongi sertifikasi TÜV SÜD lima bintang.
POCO X8 Pro memakai baterai silikon-karbon 6.500 mAh. Kapasitasnya memang lebih kecil, tetapi pengisian dayanya lebih kencang, yaitu 100W HyperCharge dengan dukungan PPS. Menurut klaim resmi, baterai bisa terisi penuh sekitar 48 menit. Fitur reverse charging-nya juga lebih besar, yaitu 27W, dan klaim ketahanan baterainya sama, minimal 80% setelah 1.600 siklus.
Untuk konteks sehari-hari, perbedaannya seperti ini:
- POCO X8 cocok untuk pengemudi ojek online, kurir, atau pekerja lapangan yang seharian memakai Google Maps dan aplikasi pesan tanpa sempat mengisi daya.
- POCO X8 Pro cocok untuk pengguna yang punya akses colokan di kantor atau kampus, karena isi ulang 20–30 menit sudah cukup untuk melanjutkan aktivitas.
- Untuk mudik atau perjalanan jauh, baterai 8.340 mAh pada X8 jelas memberi rasa aman lebih besar, terutama saat sinyal lemah yang biasanya membuat baterai cepat terkuras.
Satu catatan penting: pengisian 100W pada X8 Pro baru optimal dengan charger yang sesuai. Pastikan charger bawaan atau charger PPS yang kompatibel ikut dipakai agar klaim kecepatan tersebut tercapai.
Layar, Desain, dan Ketahanan Bodi

POCO X8 punya layar lebih besar, yaitu AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K (2.772 × 1.280) dengan refresh rate 120Hz. Kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nits, dan layarnya dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2. Layar besar ini nyaman untuk menonton drama, membaca, atau membuka dokumen kerja.
POCO X8 Pro memakai layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1,5K (1.268 × 2.756) dengan refresh rate 120Hz. Panelnya mendukung warna 12-bit, HDR10+, dan Dolby Vision, dengan kecerahan mode HBM 2.000 nits serta puncak 3.500 nits. Peredupan PWM 3.840Hz membantu mata lebih nyaman saat layar dipakai di ruangan gelap. Pelindungnya Corning Gorilla Glass 7i.
Ukuran 6,59 inci pada X8 Pro membuatnya lebih mudah digenggam satu tangan, sedangkan X8 dengan bobot 223 gram dan tebal 8,6 mm terasa lebih "bongsor" karena baterai besarnya. Bagi pengguna yang sering memegang ponsel sambil berdiri di KRL atau TransJakarta, ukuran ini bisa jadi pertimbangan.
Baca juga Ontel Simulator Indonesia Tembus 1 Juta Unduhan
Soal ketahanan, keduanya setara. POCO X8 dan POCO X8 Pro sama-sama mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Artinya, keduanya tahan debu, tahan rendaman, dan tahan semprotan air bertekanan tinggi. Untuk kondisi Indonesia yang sering hujan deras, ini nilai tambah yang sama kuat di kedua ponsel. POCO X8 juga diklaim lolos uji jatuh hingga 3 meter.
Kamera: Selisihnya Ada di Lensa Kedua
Kamera utama kedua ponsel sama-sama 50MP dengan OIS, sehingga hasil foto siang hari dan video sambil berjalan sama-sama cukup stabil. Bedanya ada pada kamera pendukung.
POCO X8 Pro memakai sensor Sony IMX882 50MP dengan OIS, ditemani kamera ultra-wide 8MP dan kamera depan 20MP. Lensa ultra-wide berguna untuk memotret ramai-ramai saat kumpul keluarga, pemandangan, atau ruangan sempit.
POCO X8 memakai kamera utama 50MP f/1.8 dengan OIS dan kamera depth 2MP, serta kamera depan 16MP. Kamera depth hanya membantu efek bokeh, jadi tidak bisa dipakai untuk foto sudut lebar.
Jadi, untuk pengguna yang sering membuat konten atau foto grup, X8 Pro lebih fleksibel. Untuk kebutuhan dasar seperti foto dokumen, foto produk jualan online, dan video call, keduanya sudah cukup.
Tabel Perbandingan Spesifikasi POCO X8 vs POCO X8 Pro
| Aspek | POCO X8 | POCO X8 Pro |
|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 6s Gen 4 (4nm) | Dimensity 8500-Ultra (TSMC 4nm) |
| RAM dan penyimpanan | LPDDR4X, UFS 3.1 | LPDDR5X, UFS 4.1 |
| Layar | AMOLED 6,83" 1,5K 120Hz | AMOLED 6,59" 1,5K 120Hz, HDR10+, Dolby Vision |
| Kecerahan puncak | 3.500 nits | 3.500 nits |
| Kamera belakang | 50MP OIS + 2MP depth | 50MP Sony IMX882 OIS + 8MP ultra-wide |
| Kamera depan | 16MP | 20MP |
| Baterai | 8.340 mAh silikon-karbon | 6.500 mAh silikon-karbon |
| Pengisian daya | 67W, reverse 22,5W | 100W, reverse 27W |
| Pelindung layar | Gorilla Glass Victus 2 | Gorilla Glass 7i |
| Ketahanan | IP66/68/69/69K | IP66/68/69/69K |
| Harga resmi mulai | Rp5.699.000 | Rp4.999.000 |
Tabel ini memperlihatkan pola yang konsisten. POCO X8 adalah ponsel "baterai dulu", sedangkan POCO X8 Pro adalah ponsel "performa dulu". Kalau ada anggaran lebih, keluarga X8 juga punya POCO X8 Pro Max dengan baterai 8.500 mAh yang dijual mulai Rp6.699.000, tetapi model itu sudah masuk kelas harga yang berbeda.
Tips Membeli POCO X8 Series di Indonesia
Karena POCO X8 baru mulai dijual 3 November, biasanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak menyesal. Berikut checklist sebelum membeli:
- Pastikan membeli dari mi.com atau toko resmi Xiaomi/POCO di marketplace agar garansi resmi Indonesia berlaku.
- Cek nomor IMEI di situs Kemenperin setelah ponsel diterima untuk memastikan perangkat terdaftar.
- Bandingkan harga promo POCO X8 Pro hari itu, karena selisihnya dengan X8 bisa berubah.
- Pilih varian 512GB bila sering merekam video atau menyimpan banyak gim.
- Simpan bukti pembelian dan foto kardus beserta segelnya untuk jaga-jaga klaim garansi.
- Pastikan charger yang dipakai mendukung daya penuh, terutama untuk X8 Pro 100W.
Catatan: Harga pada flash sale di marketplace sering berbeda dengan harga resmi. Perhatikan apakah promo berasal dari toko resmi atau dari penjual biasa.
Untuk pembeli di luar kota besar, ketersediaan service center juga patut dipertimbangkan. Xiaomi punya jaringan layanan purnajual yang cukup luas di Indonesia, tetapi tetap ada baiknya mengecek lokasi terdekat sebelum membeli.
Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Setelah membandingkan semuanya, rekomendasinya bisa diringkas berdasarkan kebutuhan:
Pilih POCO X8 Pro bila:
- Sering main gim berat dan ingin grafis tinggi dengan frame rate stabil.
- Ingin pengisian daya sangat cepat karena mobilitas tinggi tetapi sering dekat colokan.
- Butuh kamera ultra-wide untuk konten atau foto ramai-ramai.
- Ingin varian penyimpanan 512GB dengan harga yang masih masuk akal.
Pilih POCO X8 bila:
- Prioritas utama adalah baterai yang bisa bertahan hampir dua hari untuk pemakaian ringan sampai sedang.
- Banyak bekerja di jalan, misalnya sebagai pengemudi ojol, sales lapangan, atau kurir.
- Lebih suka layar besar untuk menonton dan membaca.
- Tidak terlalu peduli dengan performa gim kelas atas.
Dari sisi nilai uang, POCO X8 Pro saat ini terlihat lebih menarik karena harganya lebih rendah sementara performanya lebih kencang. Namun, kalau kekhawatiran terbesar adalah baterai habis di tengah hari, POCO X8 memberi solusi yang tidak bisa disaingi oleh X8 Pro.
Poin penting:
- POCO X8 dijual mulai 3 November 2026 dengan harga Rp5.699.000 (8GB/256GB).
- POCO X8 Pro dijual sejak April 2026 dengan harga resmi mulai Rp4.999.000.
- X8 Pro unggul di chipset, memori, pengisian daya, dan kamera ultra-wide.
- X8 unggul di kapasitas baterai 8.340 mAh dan layar 6,83 inci.
- Keduanya sama-sama tahan air dan debu hingga IP69K.
Referensi
- Xiaomi Indonesia, halaman produk POCO X8
- Xiaomi Indonesia, halaman produk POCO X8 Pro
- ANTARA
- Liputan6
- Pricebook
- Gizmokrat
- Telisik.id
- Indonetra
Pertanyaan Umum
Apa perbedaan utama POCO X8 dan POCO X8 Pro?
Kenapa POCO X8 lebih mahal dari POCO X8 Pro?
Mana yang lebih bagus untuk main gim, POCO X8 atau X8 Pro?
Kapan POCO X8 mulai dijual di Indonesia?
Apakah POCO X8 dan X8 Pro tahan air?
Kesimpulan
POCO X8 dan POCO X8 Pro mengisi kebutuhan yang berbeda meski namanya mirip. POCO X8 Pro adalah pilihan yang lebih masuk akal bagi pengguna yang mengejar performa, pengisian daya cepat, dan kamera yang lebih lengkap, apalagi harganya lebih rendah. POCO X8 lebih tepat bagi pengguna yang ingin baterai tahan seharian penuh dan layar lebar. Bismillah, semoga perbandingan ini membantu teman-teman menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran sebelum checkout.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar