Software

Entire, Pesaing GitHub Buatan Sang Mantan CEO GitHub

M
Mughu
11 menit baca
Entire, Pesaing GitHub Buatan Sang Mantan CEO GitHub

Thomas Dohmke, mantan CEO GitHub, resmi membuka Entire pada 26 Oktober 2026. Ini fitur Trails pengganti pull request, klaim kecepatan push, harga, dan catatan b

GitHub sekarang punya pesaing baru, dan yang membuatnya justru mantan bosnya sendiri. Thomas Dohmke, mantan CEO GitHub, resmi membuka Entire untuk semua developer pada Senin, 26 Oktober 2026. Ini adalah platform hosting kode yang kompatibel dengan Git, tetapi sejak awal dirancang untuk kerja bareng antara manusia dan AI agent yang menulis kode.

Peluncurannya juga terasa disengaja: hanya dua hari sebelum acara tahunan GitHub Universe 2026 di San Francisco. Artikel ini akan menjelaskan apa saja yang ditawarkan Entire, bagaimana fitur Trails menggantikan pull request, seberapa cepat klaim performanya, berapa biayanya, serta apa artinya buat developer dan tim software di Indonesia.

Siapa di balik Entire dan kenapa ramai dibicarakan

Entire bukan startup yang muncul tiba-tiba. Dohmke sudah memperkenalkan nama Entire sejak Juli 2026, dan perusahaannya sudah mengantongi pendanaan awal (seed) US$60 juta pada Februari 2026, kira-kira Rp990 miliar. Sejak itu, Entire merilis bagian platformnya sedikit demi sedikit.

Yang membuat banyak orang terkejut adalah arah barunya. Menurut The New Stack, Dohmke sempat beberapa kali bilang tidak berniat bersaing langsung dengan GitHub. Namun peluncuran 26 Oktober ini justru menghadirkan alternatif GitHub yang lengkap, dengan cara kerja yang cukup berbeda.

Beberapa alasan topik ini cepat jadi bahan obrolan developer:

  1. Pembuatnya orang dalam. Dohmke pernah memimpin GitHub, jadi dia paham betul kelemahan model pull request yang dipakai jutaan developer.
  2. Waktunya pas. Peluncuran dua hari sebelum GitHub Universe membuat banyak media teknologi langsung membandingkan keduanya.
  3. Masalah GitHub sedang disorot. Belakangan, GitHub sering dikeluhkan soal gangguan layanan dan batas akses (rate limit) ketika lalu lintas dari AI agent makin padat.
  4. Fokus ke AI agent. Entire tidak sekadar menempelkan fitur AI ke platform lama, tetapi merancang ulang alur review kode untuk era agent.

Catatan: Entire menyebut dirinya sebagai alternatif GitHub yang "independen". Situs heise online menulis bahwa Entire melihat struktur terpusat seperti GitHub sebagai batasan, karena beban dari agent otomatis bisa memicu rate limit, latensi tinggi, sampai gangguan layanan.

Trails, pengganti pull request yang dinilai oleh agent

Fitur utama Entire bernama Trails. Selama ini, developer meninjau perubahan kode lewat pull request (PR): ada diff baris per baris, komentar yang menumpuk dalam satu linimasa, lalu status CI di bawah dan tombol merge.

Menurut blog resmi Entire, model itu mulai kewalahan. Agent penulis kode dan agent reviewer saling membalas dengan deskripsi panjang, sehingga PR berubah jadi catatan audit yang hanya dibaca agent. Developer justru kesulitan memutuskan apakah kode sudah aman untuk digabung.

Trails mencoba membalik cara itu. Informasi penting ditaruh di bagian atas halaman dalam bentuk skor eval, yaitu penilaian otomatis yang dihitung ulang setiap kali ada push kode. Dohmke mengibaratkannya seperti panel instrumen pilot pesawat.

Alurnya kira-kira seperti ini:

  1. Membuka Trail. Trail bisa dimulai dari laporan bug, permintaan fitur, atau langsung dari coding agent, sebelum atau sesudah kode mulai ditulis. Satu Trail juga bisa mencakup beberapa repositori sekaligus.
  2. Menilai dengan eval. Setiap kali kode di-push, Entire menjalankan beberapa agent reviewer. Masing-masing bekerja terpisah di sandbox cloud, lalu memberi skor beserta alasannya, mirip juri lomba seluncur es.
  3. Mengulang sampai stabil. Dashboard menampilkan 5 hasil terakhir plus hasil terbaru untuk tiap eval. Developer bisa menyuruh agent terus memperbaiki dan push ulang sampai skornya hijau.

Di internal Entire sendiri, eval yang dipakai antara lain Security, Slop (untuk mendeteksi kode asal-asalan buatan AI), dan Human Review Required. The New Stack juga menyebut eval bisa mengukur seberapa berisiko sebuah perubahan atau seberapa jauh hasilnya melenceng dari permintaan awal dalam sesi agent yang panjang.

Tips: Hasil eval juga bisa dibaca lewat CLI open source milik Entire, bukan hanya dari tampilan web. Jadi coding agent bisa langsung membaca temuan reviewer dan memperbaiki kodenya sendiri.

Klaim kecepatan dan hosting di banyak region

Selain Trails, Entire membangun server source control baru yang tetap kompatibel dengan Git. Artinya, perintah seperti git clone, git push, dan git pull tetap dipakai seperti biasa.

Klaim performanya cukup berani:

  • Push disebut hingga 89 kali lebih cepat daripada GitHub.
  • Push juga disebut 6 kali lebih cepat daripada Cursor Origin.
  • Repo bisa di-host dan direplikasi di beberapa region, yaitu Amerika Serikat, Eropa (termasuk Frankfurt), India, dan Australia.

Perlu dicatat, angka 89 kali itu berasal dari benchmark internal Entire sendiri, seperti ditegaskan heise. Belum ada uji independen yang memastikan angka tersebut di kondisi nyata, jadi sebaiknya dibaca sebagai klaim awal.

Contoh alur dasarnya tetap familier buat yang biasa pakai Git:

BASH
# Tambahkan Entire sebagai remote baru di repo yang sudah ada
git remote add entire <url-repo-entire-anda>

# Push branch utama ke Entire
git push entire main

URL repo di atas hanya contoh tempat isian. Alamat aslinya diberikan Entire setelah repo dibuat di akun masing-masing.

Continuous Memory, ingatan bersama untuk agent

Bagian ketiga dari Entire bernama Continuous Memory. Fitur ini menyimpan sesi kerja AI agent dan prompt yang dipakai langsung ke dalam repositori Git, lalu membuatnya bisa dicari oleh agent lain di kemudian hari.

Menurut DiffVibe, sistem ini menggabungkan dua hal:

  1. Grafik kode (codebase graph) yang membantu agent menemukan bagian kode yang relevan dengan cepat.
  2. "Otak agent" yang mengubah sesi dan prompt sebelumnya menjadi ingatan yang bisa ditanyai.

Menariknya, catatan ini juga menyimpan pendekatan yang pernah ditolak, termasuk saat developer bilang ke agent bahwa kode yang sudah jalan ternyata bukan yang dia mau. Dengan begitu, agent berikutnya tidak mengulang kesalahan yang sama.

Saat review di Trails, permintaan awal, riwayat sesi agent, dan kode hasil akhirnya ikut menjadi bagian dari bahan review. Developer tidak lagi hanya melihat diff, tetapi juga bagaimana kode itu dibuat.

Harga Entire dan apa saja yang belum tersedia

Soal biaya, platform Entire sendiri gratis selama masa preview. Yang dibayar adalah token yang dipakai agent reviewer, karena agent tersebut berjalan di atas model bahasa besar seperti Claude dan model OpenAI.

Rinciannya seperti ini:

Komponen Biaya
Hosting repo dan platform Gratis selama preview
Kredit awal token review US$100 per pengguna (sekitar Rp1,6 juta)
Setelah kredit habis Bayar harga pasar sesuai model yang dipilih
Rencana harga jangka panjang Belum diumumkan

The New Stack menilai model bisnis Entire untuk sementara ada di selisih antara diskon volume yang didapat Entire dari penyedia model dan harga pasar yang dibayar pengguna. Heise juga mencatat Entire belum mengatakan apakah harganya akan berubah nanti.

Ada juga beberapa fitur yang belum tersedia saat peluncuran:

  • Repo publik masih dalam rencana. Saat ini Entire baru mendukung hosting repo privat.
  • Node Git self-hosted (server Git di infrastruktur sendiri) juga masih dalam roadmap.
  • Program khusus untuk proyek open source masih samar. Dohmke hanya bilang sedang bekerja sama dengan beberapa mitra, termasuk vendor model, dengan kalimat "More to come."

Untuk CI, Entire menggandeng Buildkite dan Depot supaya proses build dan test bisa mengimbangi kecepatan agent saat mengirim kode.

Perbedaan Entire dengan GitHub

Karena keduanya sama-sama berbasis Git, perbandingan paling mudah ada di cara review dan fokus produknya. Berikut gambaran singkatnya berdasarkan informasi resmi dan liputan media:

Aspek GitHub Entire
Cara review Pull request dengan diff dan komentar Trails dengan skor eval dari agent
Fokus Developer manusia, ditambah fitur AI Kerja bareng manusia dan AI agent
Riwayat sesi AI Tidak disimpan di repo secara bawaan Disimpan lewat Continuous Memory
Repo publik Ada Belum, masih roadmap
Hosting Terpusat Terdistribusi di beberapa region
Biaya dasar Ada paket gratis dan berbayar Gratis selama preview, bayar token review

Satu hal yang perlu diingat, GitHub punya ekosistem raksasa: komunitas open source, Actions, Marketplace, dan integrasi dengan hampir semua tool developer. Entire masih sangat baru. Jadi untuk sekarang, Entire lebih cocok dilihat sebagai eksperimen menarik daripada pengganti langsung.

Dohmke sendiri melihat biaya menjalankan agent sebagai hambatan berikutnya. Menurutnya, tim akan mulai menghitung efisiensi token sama seriusnya dengan produktivitas engineer. Dia bahkan berpendapat bahwa memakai proyek open source yang sudah ada atau layanan seperti Entire bisa lebih murah daripada menghabiskan token untuk membuat ulang semuanya dari nol.

Catatan buat developer dan tim di Indonesia

Buat developer di Indonesia, Entire menarik dicoba, tetapi ada beberapa hal praktis yang sebaiknya dipertimbangkan dulu:

  1. Region terdekat ada di India. Belum ada server di Asia Tenggara. India dan Australia kemungkinan menjadi pilihan dengan latensi paling rendah dari Indonesia, walau tetap perlu dicoba sendiri.
  2. Biaya token pakai dolar. Kredit US$100 cukup untuk mencoba, tetapi setelah itu tagihan mengikuti harga model dalam dolar. Tim kecil atau freelancer sebaiknya memantau pemakaian sejak awal.
  3. Cocok untuk repo privat dulu. Karena repo publik belum didukung, proyek open source asal Indonesia yang aktif di GitHub belum bisa pindah sepenuhnya.
  4. Perhatikan data perusahaan. Continuous Memory menyimpan prompt dan sesi agent di repo. Untuk perusahaan yang tunduk pada UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), pastikan prompt tidak berisi data pelanggan sebelum ikut tersimpan.
  5. Jadikan cadangan, bukan pengganti. Langkah paling aman adalah menambahkan Entire sebagai remote kedua untuk satu repo percobaan, sementara repo utama tetap di GitHub atau GitLab.

Peringatan: Jangan langsung memindahkan semua repo produksi ke platform yang baru berumur sehari. Uji dulu di proyek kecil, cek kestabilan, dan pastikan tim siap kalau ada perubahan harga setelah masa preview.

Buat startup dan software house yang sudah banyak memakai coding agent seperti Claude Code, Codex, atau Cursor, ide Trails cukup relevan. Masalah review kode buatan AI yang menumpuk juga dirasakan banyak tim lokal, terutama yang anggotanya sedikit tapi produksinya cepat.

Reaksi awal komunitas developer

Karena baru dibuka, reaksi publik masih campur aduk. Dari liputan media, ada beberapa poin yang paling sering diangkat:

  • Antusias pada Trails. Banyak yang setuju bahwa pull request sudah terlalu penuh komentar agent, sehingga ide dashboard skor terasa masuk akal.
  • Skeptis pada klaim 89 kali. Angka itu masih dari benchmark internal, jadi banyak yang menunggu uji independen.
  • Ragu soal ekosistem. Tanpa repo publik dan komunitas open source, sulit membayangkan Entire menggeser GitHub dalam waktu dekat.
  • Penasaran soal harga. Model "gratis tapi bayar token" terdengar murah di awal, tetapi tagihannya bisa naik cepat kalau eval dijalankan di setiap push.

Langkah berikutnya yang patut ditunggu adalah respons GitHub di Universe 2026, serta kapan Entire membuka repo publik dan menjelaskan harga setelah preview.

Poin penting

  • Entire resmi dibuka untuk semua developer pada 26 Oktober 2026 oleh mantan CEO GitHub, Thomas Dohmke.
  • Fitur utamanya Trails, pengganti pull request berbasis skor eval dari agent reviewer.
  • Klaim push hingga 89 kali lebih cepat dari GitHub masih berasal dari benchmark internal.
  • Platform gratis selama preview, dengan kredit token US$100, lalu bayar harga pasar.
  • Repo publik dan self-hosted belum tersedia; region terdekat dari Indonesia ada di India.

Referensi

  1. Entire (2026). The Git Forge for Agent-Human Collaboration
  2. The Verge (2026). GitHub's former CEO launched a competing platform for AI agents
  3. The New Stack (2026). Ex-GitHub CEO launches a GitHub rival that reinvents the pull request
  4. heise online (2026). Entire: Former GitHub CEO launches GitHub alternative
  5. DiffVibe (2026). Ex-GitHub CEO's Entire Launches a GitHub Rival Built Around Trails
  6. ProductList Daily (2026). New Product Launches: Oct 26, 2026

Pertanyaan Umum

Apakah Entire bisa dipakai gratis?
Bisa. Platform Entire gratis selama masa preview. Setiap pengguna juga mendapat kredit US$100 untuk token agent reviewer. Setelah kredit habis, biaya token mengikuti harga pasar model yang dipilih, dan harga jangka panjang belum diumumkan.
Apakah Entire bisa dipakai dengan perintah Git biasa?
Bisa. Entire memakai server source control baru yang kompatibel dengan Git, jadi perintah seperti clone, push, dan pull tetap sama. Repo yang sudah ada bisa ditambahkan sebagai remote baru tanpa mengubah cara kerja harian.
Apa bedanya Trails dengan pull request di GitHub?
Pull request menampilkan diff dan komentar dalam satu linimasa. Trails menaruh skor eval dari beberapa agent reviewer di bagian atas, misalnya soal keamanan dan kualitas kode, yang dihitung ulang setiap push. Developer memutuskan merge berdasarkan skor yang sudah stabil.
Apakah Entire sudah mendukung repo publik untuk open source?
Belum. Saat peluncuran, Entire baru mendukung hosting repo privat. Repo publik dan node Git self-hosted masih masuk roadmap, jadi proyek open source belum bisa pindah sepenuhnya.
Apakah developer di Indonesia bisa langsung mendaftar?
Entire disebut tersedia untuk semua developer sejak 26 Oktober 2026. Belum ada server di Asia Tenggara, sehingga region terdekat dari Indonesia adalah India atau Australia. Biaya token setelah kredit awal dibayar dalam dolar.

Kesimpulan

Entire adalah upaya paling serius sejauh ini untuk merancang ulang tempat menyimpan kode di era AI agent, dan menariknya datang dari mantan pemimpin GitHub sendiri. Trails, hosting terdistribusi, dan Continuous Memory menjawab masalah nyata, terutama soal review kode buatan AI yang makin menumpuk.

Meski begitu, Entire masih sangat muda. Repo publik belum ada, klaim kecepatan belum diuji pihak luar, dan harga setelah preview belum jelas. Buat developer dan tim di Indonesia, cara paling bijak adalah mencobanya di satu repo percobaan sambil tetap menjadikan GitHub atau GitLab sebagai rumah utama.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar