Software

Status Saluran WhatsApp Mulai Meluas: Cara Bikin dan Kenapa Belum Muncul

M
Mughu
13 menit baca
Status Saluran WhatsApp Mulai Meluas: Cara Bikin dan Kenapa Belum Muncul

WhatsApp memperluas fitur Status Saluran sejak akhir September 2026. Ini cara admin membuat status 24 jam di saluran, bedanya dengan postingan biasa, dan alasan

WhatsApp mulai membuka fitur Status Saluran (Channel Status) ke lebih banyak saluran di Android dan iOS sejak akhir September 2026. Ini adalah fitur yang membuat admin saluran bisa mengunggah foto, video, teks, atau layout yang otomatis hilang setelah 24 jam, persis seperti status WhatsApp biasa. Bedanya, status ini muncul atas nama saluran, bukan atas nama akun pribadi admin.

Fitur ini sebenarnya sudah dirilis terbatas sejak akhir Mei 2026, tetapi waktu itu hanya segelintir saluran yang kebagian. Artikel ini akan menjelaskan apa saja yang baru dari perluasan kali ini, cara membuat status saluran, di mana status itu terlihat oleh pengikut, perbedaannya dengan postingan saluran dan status pribadi, serta alasan kenapa tombolnya belum muncul di sebagian akun. Ada juga catatan khusus untuk admin saluran di Indonesia, mulai dari media lokal sampai pelaku UMKM.

Apa yang baru dari Status Saluran WhatsApp

Kabar perluasan ini pertama kali dilaporkan WABetaInfo pada 28 September 2026. Menurut laporan itu, WhatsApp sekarang mengaktifkan Status Saluran untuk lebih banyak admin dan lebih banyak saluran, tidak lagi sebatas kelompok kecil yang dipilih saat peluncuran awal.

Berikut poin-poin utamanya:

  1. Konten hilang otomatis setelah 24 jam. Admin tidak perlu menghapus manual.
  2. Jenis konten yang bisa dibagikan: foto, video, teks, dan layout. Admin juga bisa menambahkan teks, stiker, atau suntingan lain lewat editor status.
  3. Pengikut bisa memberi suka (like) dan membagikan ulang status saluran ke status pribadi mereka.
  4. Ada dua jalur untuk membuat status, yaitu dari tab Pembaruan dan dari dalam halaman saluran.
  5. Status tampil di tiga tempat: deretan status di tab Pembaruan, bagian atas halaman saluran, dan layar info saluran.
  6. Tersedia di Android dan iOS pada versi WhatsApp terbaru, tetapi tetap bertahap.

Satu hal yang perlu digarisbawahi, WhatsApp yang menentukan saluran mana yang mendapat fitur ini. Admin tidak bisa mengajukan permintaan akses, dan WhatsApp belum mengumumkan kapan fitur ini tersedia untuk semua saluran.

Catatan: Sampai artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi WhatsApp soal kriteria saluran yang lolos. Semua yang beredar soal "syarat jumlah pengikut" atau sejenisnya belum bisa dipastikan.

Perjalanan fiturnya: dari uji terbatas Mei sampai meluas September

Status Saluran tidak muncul tiba-tiba. WABetaInfo sudah menemukan fitur ini dalam versi beta beberapa bulan sebelum dirilis, lalu WhatsApp menyempurnakannya di belakang layar sebelum meluncurkannya.

Urutan waktunya kira-kira seperti ini:

  1. 27 Mei 2026: WhatsApp mulai menggulirkan Status Saluran untuk sebagian pengguna dan saluran terpilih di Android dan iOS. Fitur ini ditemukan lewat WhatsApp beta untuk iOS versi 26.16.10.70.
  2. 28–29 Mei 2026: Media seperti The Indian Express, Beebom, dan kantor berita Qatar (QNA) ikut memberitakan peluncuran terbatas tersebut. QNA menyebut WhatsApp ingin admin bisa berbagi pengumuman cepat tanpa memenuhi linimasa utama saluran.
  3. 28 September 2026: WABetaInfo melaporkan bahwa fitur ini diperluas ke lebih banyak pengguna dan saluran. Di versi ini juga terlihat dua pintu masuk baru untuk membuat status.

Pada peluncuran Mei, ada label "Channel Status" di bagian atas tampilan status, supaya pengikut bisa membedakannya dari status kontak biasa. Admin juga bisa memastikan saluran mana yang akan menerima status sebelum mengunggah, tetapi hanya satu saluran per unggahan.

Cara bikin status di saluran WhatsApp

Kalau saluran sudah kebagian fitur ini, ada dua cara untuk membuat status. Keduanya mirip dengan cara membuat status pribadi, jadi tidak ribet.

Cara pertama, lewat tab Pembaruan:

  1. Perbarui WhatsApp ke versi terbaru dari Google Play Store atau App Store.
  2. Buka tab Pembaruan (Updates).
  3. Di bagian Status paling atas, cari tombol untuk menambah status saluran. Tombol ini letaknya di sebelah tombol status pribadi. Pada tangkapan layar versi bahasa Inggris yang dibagikan WABetaInfo, tombol ini bertuliskan "Add channel status".
  4. Pilih foto atau video, lalu tambahkan teks, stiker, atau suntingan lain.
  5. Pastikan saluran tujuannya sudah benar, lalu unggah.

Cara kedua, langsung dari halaman saluran:

  1. Buka saluran yang dikelola.
  2. Ketuk tombol "+" yang muncul di samping ikon saluran di bagian atas layar.
  3. Editor status akan terbuka. Pilih konten, sunting seperlunya, lalu kirim.

Cara kedua lebih cepat buat admin yang sering membuka salurannya sendiri, karena tidak perlu pindah tab.

Tips: Kalau mengelola lebih dari satu saluran, cek lagi nama saluran tujuan sebelum menekan kirim. Satu status hanya bisa dikirim ke satu saluran.

Di mana pengikut melihat status saluran

Dari sisi pengikut, status saluran terlihat seperti status kontak biasa. Ada lingkaran berisi ikon saluran, dan kalau diketuk, statusnya terbuka dalam layar penuh.

Status saluran muncul di tiga tempat berikut:

  • Tab Pembaruan, di deretan Status bersama status dari kontak. Hanya status dari saluran yang diikuti yang tampil di sini.
  • Halaman saluran, sebagai pembaruan khusus di bilah atas.
  • Layar info saluran, tempat pengikut bisa melihat status yang sedang aktif.

Setelah melihat status, pengikut bisa melakukan dua hal:

  1. Memberi suka pada status tersebut.
  2. Membagikan ulang ke status pribadi sehingga kontak mereka ikut melihat.

Alurnya kurang lebih seperti ini:

flowchart LR
    A[Admin saluran] -->|unggah foto/video/teks| B[Status Saluran 24 jam]
    B --> C[Tab Pembaruan]
    B --> D[Halaman saluran]
    B --> E[Info saluran]
    C --> F[Pengikut]
    D --> F
    E --> F
    F -->|suka| G[Reaksi ke saluran]
    F -->|bagikan ulang| H[Status pribadi pengikut]
    H --> I[Kontak pengikut ikut melihat]

Bagian bagikan ulang inilah yang membuat fitur ini menarik buat admin. Postingan saluran biasa umumnya hanya dilihat oleh pengikut, sedangkan status yang dibagikan ulang bisa sampai ke orang yang belum mengikuti saluran sama sekali.

Bedanya dengan postingan saluran dan status pribadi

Banyak yang bingung karena sekarang ada tiga hal yang mirip: status pribadi, postingan saluran, dan status saluran. Tabel berikut merangkum perbedaannya berdasarkan informasi yang sudah dilaporkan.

Aspek Status pribadi Postingan saluran Status Saluran
Atas nama Akun pribadi Saluran Saluran
Umur konten 24 jam Permanen sampai dihapus admin 24 jam
Siapa yang melihat Kontak sesuai pengaturan privasi Pengikut saluran dan siapa pun yang membuka saluran Pengikut saluran
Tempat tampil Deretan Status Linimasa saluran Deretan Status, halaman saluran, info saluran
Interaksi Balas, reaksi Reaksi emoji, teruskan Suka, bagikan ulang ke status pribadi
Ketersediaan Semua pengguna Semua admin saluran Bertahap, dipilih WhatsApp

Intinya, postingan saluran cocok untuk informasi yang perlu disimpan, misalnya pengumuman jadwal atau artikel lengkap. Status saluran cocok untuk hal yang cepat basi, misalnya promo hari ini, pengingat acara nanti malam, atau cuplikan di balik layar.

Catatan: Beberapa laporan awal, termasuk dari Beebom, menyebut pengikut juga bisa membalas status saluran. Namun laporan WABetaInfo terbaru hanya menyebut fitur suka dan bagikan ulang, jadi bagian ini sebaiknya dicek langsung di aplikasi masing-masing.

Kenapa tombol Status Saluran belum muncul?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul. Jawabannya cukup sederhana, meskipun mungkin bikin gemas: fitur ini diaktifkan oleh WhatsApp dari sisi server, saluran per saluran.

Beberapa penyebab yang paling mungkin:

  1. Saluran belum kebagian giliran. WhatsApp memilih sendiri saluran yang mendapat fitur ini, dan admin tidak punya cara untuk meminta akses.
  2. Aplikasi belum diperbarui. Fitur ini hanya ada di versi WhatsApp terbaru untuk Android dan iOS. Memperbarui aplikasi tetap perlu, tetapi tidak menjamin tombolnya langsung muncul.
  3. Bukan admin saluran. Tombol status saluran hanya tersedia untuk admin. Pengikut biasa hanya bisa melihat, memberi suka, dan membagikan ulang.
  4. Rollout masih berjalan. Dua admin dengan versi aplikasi yang sama bisa saja mendapat pengalaman berbeda, karena aktivasinya tidak serentak.

Langkah yang masuk akal sambil menunggu:

  • Perbarui WhatsApp secara berkala dari toko aplikasi resmi.
  • Cek tab Pembaruan dan bagian atas halaman saluran setiap beberapa hari.
  • Hindari aplikasi WhatsApp modifikasi atau APK tidak resmi yang menjanjikan fitur ini lebih cepat, karena akun justru berisiko diblokir.

Peringatan: Tidak ada formulir pendaftaran atau tautan khusus untuk mengaktifkan Status Saluran. Pesan yang menawarkan "aktivasi fitur status saluran" dengan meminta kode OTP atau data akun patut dicurigai sebagai penipuan.

Kaitannya dengan iklan dan saluran berbayar di WhatsApp

Status Saluran bukan fitur yang berdiri sendiri. Dalam setahun terakhir, WhatsApp terus menambah fitur di tab Pembaruan, dan sebagian besar terkait cara saluran serta bisnis mendapat penghasilan.

Beberapa langkah sebelumnya:

  1. Juni 2025, WhatsApp mengumumkan tiga fitur baru di tab Pembaruan, yaitu promosi saluran, langganan saluran, dan iklan di Status. CNBC Indonesia melaporkan bahwa iklan di Status sudah diuji termasuk di Indonesia.
  2. Februari 2026, WhatsApp mengumumkan bahwa Promoted Channels dan iklan di Status tersedia secara global. Iklan dibatasi di tab Pembaruan saja, tidak masuk ke chat pribadi.
  3. Mei sampai September 2026, Status Saluran hadir sebagai format konten sementara untuk admin.

Menurut WABetaInfo, iklan di Status muncul setelah sejumlah status tertentu dan bisa dilewati dengan menggeser layar. Penargetan iklan memakai sinyal terbatas seperti bahasa, negara, dan interaksi dengan iklan, sementara chat pribadi tetap terenkripsi end-to-end.

Dengan Status Saluran, deretan Status di tab Pembaruan kini bisa berisi tiga jenis konten: status kontak, status saluran yang diikuti, dan iklan. Buat pengguna, artinya bagian ini akan makin ramai. Buat admin dan bisnis, ada peluang tampil di tempat yang sering dibuka orang setiap hari.

Reaksi pengguna dan catatan dari komunitas

Di forum seperti Reddit r/whatsapp, keluhan soal Saluran sebenarnya sudah lama ada, jauh sebelum Status Saluran meluas. Banyak pengguna bertanya cara menghapus bagian Saluran dari tab Pembaruan karena merasa tidak membutuhkannya.

Beberapa hal yang sering dibahas:

  • Bagian Saluran tidak bisa dihapus total. Pengguna hanya bisa menyembunyikan rekomendasi saluran satu per satu dengan menekan lama, lalu memilih opsi sembunyikan.
  • Notifikasi saluran bisa dimatikan lewat pengaturan notifikasi, tetapi tabnya tetap ada.
  • Ada yang khawatir tab Pembaruan makin penuh, apalagi setelah iklan di Status masuk dan sekarang ditambah status dari saluran.

Dari sisi admin, sambutannya cenderung positif. Laporan AllBioHub, misalnya, menyoroti fitur bagikan ulang sebagai cara baru mendapat jangkauan organik, karena status yang dibagikan pengikut bisa sampai ke kontak mereka. Format 24 jam juga dianggap cocok untuk berita singkat, promo kilat, atau pengingat acara.

Catatan: Pengguna yang merasa terganggu oleh status dari saluran tertentu bisa berhenti mengikuti saluran tersebut. WhatsApp belum mengumumkan pengaturan khusus untuk menyembunyikan status saluran tanpa berhenti mengikuti.

Buat admin saluran di Indonesia

WhatsApp termasuk aplikasi yang paling banyak dipakai di Indonesia. Data Statsindo per Maret 2026 memperkirakan jumlah penggunanya sekitar 169 juta orang. Saluran WhatsApp juga sudah ramai dipakai, mulai dari media berita, instansi, figur publik, kreator, sampai toko online kecil.

Kalau saluran sudah kebagian fitur ini, berikut beberapa ide pemakaian yang cocok:

  1. Media dan portal berita lokal: unggah judul berita terbaru atau info lalu lintas sebagai status, lalu simpan liputan lengkap sebagai postingan saluran.
  2. UMKM dan toko online: pakai status untuk promo "hari ini saja", stok terbatas, atau jam buka saat libur nasional. Karena hilang sendiri, info promo tidak tertinggal dan membingungkan pembeli.
  3. Komunitas dan kampus: pengingat acara, perubahan jadwal mendadak, atau dokumentasi singkat kegiatan.
  4. Kreator konten: cuplikan di balik layar, pengumuman video baru, atau ajakan menonton siaran langsung.

Beberapa hal praktis yang perlu diingat:

  • Gratis. Tidak ada biaya untuk membuat status saluran. Yang berbayar adalah fitur terpisah seperti Promoted Channels.
  • Tidak perlu VPN. Sejauh ini belum ada laporan yang menyebut fitur ini dibatasi untuk negara tertentu, tetapi aktivasinya tetap bertahap per saluran.
  • Nomor telepon admin tetap tersembunyi. Sesuai kebijakan privasi Saluran, nomor admin tidak terlihat oleh pengikut yang tidak menyimpannya sebagai kontak.
  • Ajak pengikut membagikan ulang. Kalimat sederhana seperti "Bagikan ke status kalau bermanfaat" bisa membantu jangkauan.

Tips: Jangan memindahkan semua konten ke status. Informasi penting seperti syarat promo, alamat toko, atau nomor layanan tetap lebih aman disimpan sebagai postingan saluran supaya mudah dicari lagi.

Poin penting

  • Status Saluran memungkinkan admin mengunggah foto, video, teks, dan layout yang hilang setelah 24 jam.
  • Fitur ini rilis terbatas pada 27 Mei 2026 dan diperluas ke lebih banyak saluran sejak 28 September 2026.
  • Status bisa dibuat dari tab Pembaruan atau lewat tombol "+" di halaman saluran.
  • Pengikut bisa memberi suka dan membagikan ulang ke status pribadi.
  • WhatsApp yang menentukan saluran mana yang mendapat fitur ini, dan admin tidak bisa meminta akses.
  • Fitur ini gratis dan tersedia di Android maupun iOS versi terbaru.

Referensi

  1. WABetaInfo (2026). WhatsApp is rolling out Channel Status to more channels
  2. WABetaInfo (2026). WhatsApp launches Channel Status to share temporary updates
  3. The Indian Express (2026). WhatsApp introduces Channel Status for admins to share 24-hour updates
  4. Qatar News Agency (2026). WhatsApp Launches Temporary Channel Updates Feature
  5. Beebom Gadgets (2026). WhatsApp Now Lets Channel Admins Share Status Updates in Android and iOS
  6. Undercode News (2026). WhatsApp Expands Channel Status as Temporary Updates Reach More Android and iOS Users
  7. AllBioHub Media (2026). WhatsApp Is Giving Channel Admins Their Own Status
  8. NewsBytes (2026). WhatsApp reportedly rolling out Channel Status to select Android, iOS
  9. WABetaInfo (2026). WhatsApp is rolling out Promoted Channels and Status Ads globally
  10. CNBC Indonesia (2025). Tampilan WhatsApp Berubah, Ada Cara Baru Buat Cari Duit
  11. Statsindo (2026). Media Sosial Indonesia (Maret 2026)
  12. WhatsApp Help Center (2026). About safety and privacy on channels
  13. Reddit r/whatsapp (2025). Can you disable channels part in WhatsApp?

Pertanyaan Umum

Status Saluran di WhatsApp itu fitur apa?
Status Saluran adalah fitur yang membuat admin saluran WhatsApp bisa mengunggah foto, video, teks, atau layout yang otomatis hilang setelah 24 jam. Status ini tampil atas nama saluran di deretan Status tab Pembaruan, di halaman saluran, dan di layar info saluran.
Kenapa saya tidak bisa membuat status di saluran WhatsApp?
Kemungkinan besar saluran tersebut belum diaktifkan oleh WhatsApp. Fitur ini digulirkan bertahap dari sisi server, saluran per saluran, dan admin tidak bisa meminta akses. Pastikan juga aplikasi sudah versi terbaru dan akun yang dipakai adalah admin saluran.
Apakah pengikut bisa membalas status saluran?
Laporan WABetaInfo terbaru menyebut pengikut bisa memberi suka dan membagikan ulang status saluran ke status pribadi mereka. Beberapa laporan awal sempat menyebut opsi balasan, tetapi hal ini belum seragam, jadi sebaiknya dicek langsung di aplikasi.
Apakah Status Saluran WhatsApp berbayar?
Tidak. Membuat status di saluran tidak dipungut biaya. Fitur berbayar di WhatsApp yang terkait saluran adalah hal terpisah, seperti Promoted Channels untuk mempromosikan saluran di direktori.
Apakah fitur ini sudah tersedia di Indonesia?
Sejauh ini belum ada laporan yang menyebut fitur ini dibatasi untuk negara tertentu, dan rollout-nya berjalan di Android maupun iOS. Namun karena aktivasinya bertahap per saluran, sebagian admin di Indonesia mungkin sudah melihatnya, sementara yang lain masih harus menunggu.
Bagaimana cara berhenti melihat status dari saluran tertentu?
Cara yang pasti adalah berhenti mengikuti saluran tersebut, karena status saluran hanya tampil untuk pengikut. WhatsApp belum mengumumkan pengaturan khusus untuk menyembunyikan status saluran tanpa berhenti mengikuti.

Kesimpulan

Status Saluran membuat Saluran WhatsApp punya dua cara berbagi konten. Postingan biasa dipakai untuk informasi yang perlu disimpan, sedangkan status 24 jam dipakai untuk hal yang cepat basi. Fitur bagikan ulang ke status pribadi juga memberi admin peluang menjangkau orang yang belum mengikuti saluran.

Kendalanya, WhatsApp masih memegang kendali penuh soal siapa yang kebagian lebih dulu. Buat admin di Indonesia, langkah terbaik saat ini adalah rajin memperbarui aplikasi, menyiapkan ide konten singkat yang cocok untuk format 24 jam, dan tetap waspada terhadap tawaran "aktivasi fitur" yang mencurigakan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar